Jokowi Beberkan Ekonomi Wilayah Bali Minus 10,9 Persen, Jakarta Minus 8,8 Persen

Maschun.com – Presiden Jokowi membeberkan keadaan ekonomi di beberapa wilayah yang minus akibat pandemi COVID- 19. Perihal itu dituturkan Jokowi disaat rapat terbatas bersama para gubernur se- Indonesia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa(1/0).

Terdapat 3 wilayah yang memperoleh atensi lebih seperti Bali, DKI Jakarta, sampai Yogyakarta. Ketiga wilayah tersebut perekonomiannya lumayan terpuruk sepanjang pandemi berlangsung.

“Karena kontraksi sangat besar yakni Bali minus 10,98 persen karena ini memang pelancong wisata betul- betul sangat mendominasi ekonomi di Bali sehingga nampak sekali perkembangan ekonomi di Bali terkontraksi tajam,” kata Jokowi.

“DKI Jakarta minus 8,82 persen serta DIY minus 6,74 persen. Yang lain- lain terletak pada posisi nyaris seperti rata- rata nasional kita,” tambahnya.

Kendati demikian, terdapat pula wilayah yang perkembangan ekonomi positif. Daerah- daerah tersebut seperti Papua, Papua Barat, sampai Sulawesi Tengah.

“Saya pula mau menunjukkan berkaitan perkembangan ekonomi di tiap provinsi ini. Provinsi yang paling tinggi perkembangan ekonominya ialah Papua, 4,25 persen, Papua Barat 0,25 persen. Yang positif cuma Papua serta Papua Barat, Sulteng 0,06 persen,” tuturnya.

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia memanglah tengah berupaya memulihkan keadaan perekonomian, agar kuartal ketiga ini tidak minus sehingga Indonesia mampu terlepas dari ancaman resesi.

Salah satu triknya memesatkan belanja APBD yang nantinya bakal tingkatkan daya beli masyakarat. Tidak hanya itu, beberapa bantuan juga telah dikeluarkan untuk warga yang terdampak pandemi corona.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More