Surewi Wardrobe - Konveksi Seragam Kerja Berkualitas Terbaik di Jakarta

Surewi Wardrobe - Konveksi Seragam Kerja Berkualitas Terbaik di Jakarta – Hai pembaca semuanya, Apakabar?, semoga anda semuanya dalam kea...

Inilah Hukumnya Jika Masih Sahur Saat Adzan Subuh Berkumandang

Sahur Merupakan sunnah yang dilakukan diwaktu malam hari hingga menjelang imsak sesuai dengan ketentunya yang berlau di daerah dan ditempat tersebut. Namun terkadang untuk bangun sahur, karena lelah dan juga tidak menghidupkan alarm saat mau tidur sehingga membuat bangunnya terlambat dan akhirnya sahurnya terburu-buru hingga azan subuh berkumandang. 
Sumber gambar : Jayakarta News

Jika hal itu terjadi, maka anda sudah pasti bertanya, apa hukumnya bagi mereka yang masih makan sahur saat imsak sudah ditentukan dan juga azan subuh sudah berkumadang ditempat tersebut?, Berikut jawabannya. 

Sebelum membahas boleh atau tidaknya tentang perihal tersebut, kita wajib paham satu hal ini dulu yaitu tentang imsak. Imsak bukanlah batasan waktu sahur, melainkan peringatan yang menyarankan kita untuk mulai menahan diri layaknya orang berpuasa. 

Seperti di Indonesia, imsak biasanya 10 menit sebelum azan subuh. Tujuannya agar tidak kaget dan bersiap-siap sebelum azan subuh berkumandang. Menurut pendapat sebagian ulama tentang pertanyaan apakah masih boleh makan sahur ketika sudah subuh?. Mereka berpegang pada hadist dan atsar (perkataan ataupun perbuatan yang disandarkan kepada sahabat Nabi Muhammad SAW). 

"Jika salah seorang di antara kalian mendengar azan, sedangkan sendok terakhir masih ada di tangannya, maka janganlah dia meletakkan sendok tersebut hingga dia menunaikan hajatnya hingga selesai." (HR Abu Daud). 

Jadi sudah jelaskan jika memang anda dalam posisi makan, maka adna harus menghabiskan makanan terakhir anda tersebut hingga tuntas. Namun Jika masih Sahur tapi Azan Subuh Sudah Berkumandang, Begini Hukumnya seperti hadist beriktu ini : 

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam (maghrib)." (QS. al-Baqarah[2]: 187). 

Ayat tersebut adalah alasan kenapa banyak ulama mempertanyakan kebenaran pemaknaan hadist dan atsar tersebut. Mereka beranggapan ada banyak hal yang rancu dalam hadist yang membolehkan tetap makan atau minum. 

Namun perlu anda perhatikan juga jika sebagian ulama tidak memperbolehkan hal tersebut, bahkan mengatakan kita harus memuntahkan makanan atau minuman yang ada di mulut ketika azan subuh berkumandang. Namu melihat kondisi tersebut, maka dari kita sendiri agar bangun sahur tepat waktu agar tidak tergesa-gesa dalam sahur, bukankah islam sangat melarang sikap tergesa-gesa dalam melakukan segala halnya. 

Jadi, mengenai perihal tersebut, ada dua pendapat, dimana sebagian ulama membolehkan menghabiskan suapan terakhir atau sisa makanan yang ada di mulut, sebagian lainnya tidak. Kalau terlanjur ditelan, maka puasamu harus diganti di hari berikutnya. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya. Hal terpenting adalah agar tidak ragu mengenai sah atau tidak puasa anda, maka bangun sahur tepat waktu agar tidak menjadi ragu tentang puasa yang akan anda jalani, terima kasih
Loading...

0 Response to "Inilah Hukumnya Jika Masih Sahur Saat Adzan Subuh Berkumandang"

Posting Komentar