Surewi Wardrobe - Konveksi Seragam Kerja Berkualitas Terbaik di Jakarta

Surewi Wardrobe - Konveksi Seragam Kerja Berkualitas Terbaik di Jakarta – Hai pembaca semuanya, Apakabar?, semoga anda semuanya dalam kea...

9 Alasan Jika Menikah Itu Tak Perlu Terburu-buru

Semua orang sudah pasti ingin menikah, Namun pernikahan bukanlah ajang kompetisi, perlombaan dan juga ajang untuk main-main segala halnya harus dipersiapkan dengan baik dan terencanakan dengan matang agar pernikahan and adapt berlangsung dengan baik dan bertahan hingga maut memisahkan dan dipertemukan kembali ditempat yang sama disisi tuhan yang maha kuasa. 
9 Alasan Jika Menikah Itu Tak Perlu Terburu-buru

Namun dalam urusan ini banyak dari mereka kepicut keadaan, tekanan dan juga umur sehingga mereka merasa takut jika mereka tak dapat menikah dan mendaptkan jodoh nantinya. Perlu anda sadari tentunya masalah jodoh adalah urusan Tuhan, namun dari segi kitanya harus sudah siap baik lahir dan batin menerimanya. Jadi, ejangan terburu waktu hanya karena dikata oleh teman dan juga dikecam oleh lingkungan anda, lebih baik anda berbenah saja dulu sebelum anda memutuskan untuk menikah. Alasan anda tidak boleh menikah dengan terburu, bisa anda simak dibawah ini : 

1. Menikah Usia Muda Sangat Rentan Dengan Perceraian 

Jika anda menikah di usia di bawah 28 tahun dan di atas 32 tahun tentunya memiliki tingkat perceraian yang tinggi. Sementara, mereka yang menikah di antara usia 28 hingga 32 memiliki tingkat perceraian terendah, menjadikan usia tersebut sebagai usia yang ideal untuk menikah. Belum ada penjelasan ilmiah mengapa bisa begitu. Namun diperkirakan karena usia 28-32 adalah usia yang matang, dewasa, mapan secara finansial dan mampu mengemban tanggung jawab. 

2. Masa Muda Dapat digunakan Untuk Merencanakan Masa Depanmu Dengan Baik 

Menikah itu bukan sekedar mengikrarkan cinta sehidup semati. Ada banyak hal yang harus kamu persiapkan dahulu, karena saat sudah menikah, kamu tidak bisa menanggung hidupmu saja. Persiapan finansial, jasmani dan rohani pun wajib dilakukan sejak dini. Mumpung belum menikah, nabung dan investasi saja dulu. 

3. Masih Banyak Waktu Untuk Mencari Pasangan Yang Cocok Bagi Diri Anda 

Menikah itu komitmen yang besar, kamu tidak hanya menginventasikan banyak uang tapi juga waktu dan tenaga. Maka dari itu, ada baiknya buat kalian yang sudah punya pasangan, manfaatkan waktu pacaranmu sebaik-baiknya dengan mengenal lebih jauh pasanganmu. Semakin kamu dan pasanganmu mengenal satu sama lain, kalian akan jauh lebih kompak dalam mengarungi bahtera rumah tangga. 

4. Masa Muda Untuk Menimba Ilmu dan Pengetahuan 

Menikah memang salah satu ibadah, tapi begitu juga menimba ilmu. Mengenyam pendidikan selain menjadi modal untuk kamu, juga modal penting bagi rumah tangga dan anak-anakmu kelak. Beberapa artikel juga mengatakan bahwa pasangan yang sebelumnya sudah meraih gelar sarjana memiliki pernikahan yang lebih stabil secara finansial. Selain itu juga, rumah tangga mereka memiliki kemungkinan lebih besar untuk bertahan lama. 

5. Menikah Muda Bukan Tempat Tepat Untuk Mencari Jati Diri 

Banyak yang menganggap bahwa menikah dapat membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik, karena pasangan kita akan membimbing kita. Inilah kesalahan yang umum terjadi pada persepsi orang-orang terkait pernikahan. Menikah itu bukan ajang mencari jati diri. Kesalahan persepsi ini, menurut psikolog, justru dapat berimbas buruk bagi pernikahan dan bisa memicu perceraian! Mengapa? Karena dari pola pikir seperti itu, seseorang akan cenderung untuk berekspektasi lebih dari pasangannya, dan apabila ternyata si pasangan tidak dapat mewujudkan harapan tersebut, maka timbullah konflik. 

6. Sukses Dulu Baru Menikah di Waktu Yang Tepat 

Untuk kamu yang ambisius dan workaholic, masa lajang merupakan waktu yang pas untuk mengejar career goals yang selama ini menjadi target kamu. Selagi kamu masih muda, mandiri dan terlepas dari tanggung jawab selain pekerjaanmu sendiri, kamu bisa lebih fokus meraih targetmu itu. Memiliki karir sesuai impianmu selain menjadi pengakuan terhadap kemampuan dirimu, juga menjadi modal penting untuk membuat calon mertua makin yakin sama kamu. 

7. Waktu Bersama Orang Tua dan Keluarga Lebih Banyak 

Menikah akan menimbulkan perubahan prioritas dalam hidup kamu. Karena kamu membina rumah tanggamu sendiri dan kamu juga akan mempunyai keluarga baru yang membutuhkan perhatianmu secara penuh, kedudukan orangtua serta saudara-saudaramu di prioritasmu pun bergeser. Karena kamu masih ada waktu, kamu bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya dengan keluargamu tersayang. 

8. Kamu Bisa Mencari Pengalaman Terbaik Di masa Muda Agar Tidak Menyesal di waktu Tua 

Mencoba snorkeling di Lombok atau mendaki gunung Semeru, lakukan saja semuanya selagi kamu bisa. Menikmati masa lajangmu dengan travelling bisa jadi salah satu proses pendewasaan supaya kamu lebih mandiri dan juga memberikan banyak pengalaman yang pastinya akan sangat seru ketika diceritakan ke anakmu nanti. 

9. Hidup Hanya Sekali, Manfaatkan Waktu Dengan Baik termasuk urusan kapan anda akan menikah 

Masa-masa muda adalah masa ketika energimu tiada habisnya, pikiranmu penuh dengan rasa keingintahuan untuk mengeksplor hal-hal baru. Kamu saat ini diberi kenikmatan fisik yang prima, tampang muda menawan tanpa keriput, dan yang terpenting, kamu memegang andil sepenuhnya atas hidup kamu. 

Itulah beberapa hal yang harus anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk menikah di waktu yang relative muda yang seharusnya dapat anda gunakan untuk bisa mengembangkan potensi diri untuk masa depan yang lebih baik. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.
Loading...

1 Response to "9 Alasan Jika Menikah Itu Tak Perlu Terburu-buru"

  1. Saya masuk di usia menikah ideal nih, semoga saja hasil penelitiannya benar. Hehehe

    BalasHapus