Inilah Surat Dalam Al-Qur’an Yang Memiliki Keistimewaan Tersendiri - Maschun.com

Breaking

Senin, 05 Februari 2018

Inilah Surat Dalam Al-Qur’an Yang Memiliki Keistimewaan Tersendiri

Generic Banner
Al-Qur'an adalah sebuah kitab suci utama dalam agama Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad S.A.W. Al-Qur'an diwahyukan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad S.A.W melalui Malaikat Jibril dengan berangsur-angsur selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari atau rata-rata selama 23 tahun, dimulai sejak tanggal 17 Ramadhan, saat Nabi Muhammad SAW berumur 40 tahun hingga kematiannya di tahun 632. 
Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat muslim untuk mengarungi bahtera kehidupan diatas bumi ini agar selamat dunia dan akhirat. Dalam Al-Qur’an terdapat 144 ayat, dari semua ayat tersebut tentunya memiliki maksud dan tujuan masing-masing yaitu tentang Perintah Allah SWT kepada Hambanya agar beriman dan bertaqwa kepada-NYA dan tidak menyekutukannya.

Dari Ayat-ayat tersebut, tentunya terkandung pula makna dan keistimewaan masing-masing yang dapat dijadikan pedoman bagi kehidupan diatas bumi ini. Pada Kesempatan tulisan kali ini, Penulis ingin membahas tentang surat-surat dalam Al-qur’an yang memiliki keistimewaan yang luar biasa untuk kita jadikan bahan amalan dalam waktu, Berikut beberapa surat tersebut :
  • Surat Al Fatihah
Surat Al-Fatihah Merupakan surat yang pertama dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 7 Ayat. Dalam Surat ini terdapat banyak keistimewaan yang luar biasa pastinya dan salah satunya adalah sah dan tidak sahnya Sholat, dan beberapa keistimewaan lainnya yaitu :

Abi Said Rafi’ bin Al Mu’alla R.A Berkata : 

Rasulullah SAW berkata kepadaku, “Mahukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al Qur’an, sebelum kamu keluar dari masjid?” Lalu beliau memegang tanganku, dan ketika kami hendak keluar aku bertanya, “Ya Rasulullah, engkau berkata bahwa engkau akan mengajarkanku surat yang paling agung dalam Al Qur’an?” beliau menjawab, “Alhamdulillahirabbil’alamiin (Al Faatihah), ia adalah tujuh ayat yang dibaca pada setiap shalat, ia adalah Al Qur’an yang agung yang diberikan kepadaku.” (Diriwayatkan oleh Bukhari).

Ibnu Abbas R.A berkata : 

Ketika Jibril a.s. sedang duduk di sisi Nabi saw. Baginda mendengar suara dari atas, lalu beliau mendongakkan kepala dan bersabda, “Ini adalah pintu langit yang dibuka pada hari ini dan yang dibuka pada hari ini dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini.” Lalu turun malaikat dari pintu tersebut, kemudian beliau bersabda, “Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan dia tidak pernah turun kecuali hari ini.” Lalu dia (malaikat) memberi salam seraya berkata, “Aku membawa berita gembira dengan dua cahaya yang diturunkan kepada engkau dan tidak pernah diberikan kepada nabi sebelummu, yaitu: Surat Al Faatihah dan beberapa ayat terakhir Surat Al Baqarah, tidaklah kamu membaca satu huruf daripadanya kecuali kamu medapat karunia.” (Diriwayatkan oleh Muslim).

Abi Hurairah R.A Berkata : 

Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kau jadikan rumah-rumahmu seperti kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibaca surat Al Baqarah.” (Diriwayatkan oleh Muslim).
  • Surat Al-Baqarah
Al-Qur’an Surat Al-Baqarah merupakan surat ke-2 yang terdiri dari 286 ayat dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an. Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina karena di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah SWT kepada Bani Israil. Surat ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain. Keistimewaannya adalah :

Abi Mas’ud Al Badri R.A Berkata : 

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah pada waktu malam niscaya ia akan mencukupinya.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
  • Ayat Kursi
Al-Qur’an Ayat Kursi ini merupakan ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur'an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya. Apa saja kandungannya :

Ubai bin Ka’ab R.A Berkata : 

Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Abu Munzir, tahukah engkau ayat manakah dalam Al Qur’an yang paling agung menurutmu?” Aku menjawab, “Allahu laailaaha illa huwalhayyul qoyyuum (ayat kursi)”, Lalu beliau menepuk dadaku dan bersabda, “Semoga Allah memudahkan ilmu bagimu wahai Abu Munzir.” (Diriwayatkan oleh Muslim).
  • Surat Ali Imran
Al-Qur’an surat Ali Imran ini merupakan surat ke-3 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah. Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran. Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kelahiran Nabi Isa AS dan kedatangan Nabi Muhammad SAW. Keistimewaannya :

Abi Umamah Al Bahili berkata : 

Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al Qur’an karena di hari kiamat kelak ia akan memberikan syafaat bagi pembacanya, bacalah zahrawaen, yaitu: surat Al Baqarah dan surat Ali ‘Imran. Sesungguhnya pada hari kiamat nanti keduanya akan datang bagaikan dua awan atau dua kawanan burung yang berbaris yang siap membantu orang-orang yang pernah membacanya. Dan bacalah surah Al Baqarah kerana membacanya adalah suatu barakah dan meninggalkannya adalah suatu kerugian. Dan tukang sihir tak akan sanggup menghasilkannya.” (Diriwayatkan oleh Muslim).
  • Surat Al-Kahfi
Al-Qur’an surat Al-Kahfi merupakan Surat ke-18 yang terdiri atas 110 ayat, dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Berikut keistimewaannya :

Abi Darda’ R.A berkata : 

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka akan terjaga dari dajal.” (Diriwayatkan oleh Muslim).

Abi Said Al Khudri R.A berkata: 

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at akan diterangi cahaya antara dua Jum’at.” (Diriwayatkan oleh Hakim dan Baihaqi, Hadis di atas sahih).
  • Surat Al-Mulk
Al-Qur’an surat Al-Mulk merupakan surat ke-67 dan tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat. Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci. Berikut keistimewaannya :

Ibnu Mas’ud R.A berkata : 

Rasulullah SAW bersabda, “Surat Tabarak (Al Mulk) adalah penjaga dari azab kubur.” (Diriwayatkan oleh Hakim dan Abu Na’im, Hadis di atas sahih).
  • Surat At-Takwiir, Al-Infithaar dan Al-Insyiqaaq
Al-Qur’an Surat Al-Takwir merupakan surat ke-81 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 29 ayat. Dinamakan At Takwiir yang berarti terbelah dari kata dasar kata ‘’kuwwirat’’ yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Surat Al-Infithaar merupakan surat ke-82 dalam al Qur'an. Surah ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan setelah surah An-Nazi'at. Al Infithaar yang dijadikan nama untuk surat ini adalah kata asal dari kata Infatharat (terbelah) yang terdapat pada ayat pertama.

Sedangkan Surat Al-Insyigaaq merupakan surat ke-84 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan setelah surah Al-Infitar. Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

Pokok-pokok isinya menerangkan peristiwa-peristiwa pada permulaan terjadinya hari kiamat; peringatan bahwa manusia bersusah payah menemui Tuhannya; dalam menemui Tuhannya kelak ada yang mendapat kebahagiaan dan ada pula yang mendapat kesengsaraan; tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ibnu Umar R.A berkata : 

Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang suka untuk melihat aku di hari kiamat dengan sebenar-benar penglihatan, maka bacalah surat At-Takwiir, Al Infithaar dan Al insyiqaq.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Tirmizi dan Hakim).
  • Surat Al-Ikhlash
Al-Qur’an Surat Al-Ikhlash merupakan surah ke-112. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya. Kalimat inti dari surah ini, "Allahu ahad, Allahus shamad" (Allah Maha Esa, Allah tempat bergantung), sering muncul dalam uang dinar emas pada zaman Kekhalifahan dahulu. Sehingga, kadang kala kalimat ini dianggap sebagai slogan negara Khilafah Islamiyah, bersama dengan dua kalimat Syahadat. Berikut keistimewaannya :

Abi Said Al Khudri R.A berkata : 

Rasulullah SAW bersabda tentang Qul Huwallahu ahad; “Demi Allah –Yang diriku berada di dalam genggaman-Nya–, sesungguhnya ia (Al Ikhlash) menyamai sepertiga Al Qur’an.” 

Pada riwayat lain Rasulullah SAW Bersabda kepada para sahabatnya, “Adakah di antara kamu yang tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur’an dalam satu malam?” Hal ini memang berat bagi mereka, lalu mereka bertanya, “Siapakah di antara kami yang mampu ya… Rasulullah?” Beliau bersabda, “Qul Huwallahu ahad Allahush-Shamad, adalah sepertiga Al Qur’an.” (Diriwayatkan oleh Bukhari).

Mu’az bin Anas R.A Berkata :

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa membaca Qul huwallahu ahad sebanyak sepuluh kali niscaya Allah SWT akan membangun rumah baginya di surga.” (Diriwayatkan oleh Ahmad).
  • Surat An-Nas
Al-Qur’an surat An-Nas merupakan surat penutup (ke-114). Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surah ini yang berarti manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah adalah anjuran supaya manusia memohon perlindungan kepada Allah terhadap pengaruh hasutan jahat setan yang menyelinap di dalam diri. Berikut keistimewaannya :

Uqbah bin ‘Amir R.A Mengatakan bahwa : 

Rasulullah saw. bersabda, Adakah kau lihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini dan selainnya tidak dapat dilihat sepertinya?, dialah : Qul a’udzu birabbil falaq’ dan ‘Qul a’udzu birabbin-naas.” (Diriwayatkan oleh Muslim).

Aisyah R.A berkata bahwa :

Rasulullah saw. apabila akan berangkattidur tiap-tiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupkannya seraya membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas. Kemudian beliau mengusapkannya ke seluruh tubuhnya (sebatas yang bisa) dimulai dari kepala lalu muka kemudian bagian depan dari badan. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

Abdullah bin Yusuf bercerita kepada kami, Malik bercerita kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah R.A :

Rasulullah saw. bila merasa sakit beliau membaca sendiri ‘Al Mu’awwizaat'(Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas) kemudian meniupkannya. Dan apabila rasa sakitnya bertambah aku yang membacanya kemudian aku usapkan ke tangannya mengharap keberkahan darinya.” (Diriwayatkan oleh Bukhari).
  • Surat Yasin
Al-Qur’an surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam al-Qur'an yang terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin. Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat. Berikut keistimewaannya :

Anas R.A. Berkata : 

”Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati “. Dan hati al-qur’an di surat yasin. Barang siapa yang membacanya, Allah akan menulis baginya pahala seperti membaca al-qur’an sepuluh kali.
  • Surat Al-Waqi’ah
Al-Qur’an surat Al-Waqi’ah ini merupana surat ke-56 dalam Al-Qur'an yang terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama. Berikut keistimewaannya :

Ibnu Umar R.A. berkata :

”Bacalah kalian surat al-waqi’ah “. Dan ajarkanlah kepada anak-anak mu. Karena dengan membacanya mereka tidak akan faqir.
  • Surat Ad-Dukhan
Al-Qur’an surat Ad-Dukhan ini merupakan surat ke 44 dalam al-Qur'an dan tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat. Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini. Berikut keistimewaanya :

Abu Hurairoh R.A. berkata :

”Barang siapa yang membaca surat Ad-dhukhon malam hari”. Niscaya keesokan harinya, tujuh puluh ribu malaikat memintakan ampunan baginya.
  • Surat Al-Ma’arij
Al-Qur’an sura Al-Ma’arij merupakan surat ke-70 dan tergolong surat Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik diambil dari perkataan Al Ma’aarij yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini. Para ahli tafsir memberikan beberapa penafsiran mengenai hal ini di antaranya langit, nikmat karunia dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah SWT kepada ahli surga. Berikut keistimewaan dari surat ini :

Barang siapa membacanya ketika mau tidur,” niscaya akan aman dari junub dan mimpi buruk “. (Dikutib dari kitab Al-Wasail)
  • Surat Al-Muzzammil
Al-Qur’an surat Al-Muzzammil merupakan surat ke-73 dan tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 20 ayat. Dinamakan Al Muzzammil yang berarti "Orang yang berselimut" di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad SAW. Berikut keistimewaannya :

Barang siapa ingin berjumpa dengan nabi Muhammad S.A.W. dalam mimpi. ” Maka bacalah surat Al-Muzammil empat puluh satu kali “. (Dikutib dari kitab Al-Wasail)
  • Surat Al-Insyirah 
Al-Qur’an surah Al-Insyirah merupakan surah ke-94 yang terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Ad-Duha. Berikut keistimewaannya :

Al-Imam Syafi’i Rahimahullah berkata :

”Barang siapa ingin merasa kenyang dan sabar dari rasa lapar “, maka bacalah surat Alam Nasyroh tujuh kali. Dan barang siapa ingin marahnya menjadi santun,” maka bacalah surat Alam Nasyroh setiap hari” satu kali. Dan barang siapa ingin merasakan tidur yang sedikit merasa cukup baginya,” Maka bacalah surat Alam Nasyroh tiga atau tujuh kali ketika hendak tidur. Dan barang siapa ingin kesulitannya dipermudahkan oleh Allah, ” Maka bacalah surat alam nasyroh tiga kali setiap selesai sholat lima waktu.
  • Surat Al-Qadr
Al-Qur’an Surat Al-Qadr ini merupakan surah ke-97 yang terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah karena surat ini diturunkan setelah surah 'Abasa dan dinamai al-Qadr yang berarti Kemuliaan yang diambil dari kata al-Qadr yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Berikut keistimewaan dari surat Al-Qadr ini :

”Barang siapa membacanya diwaktu setelah sholat isya sebanyak tujuh kali’, niscaya Allah akan melindunginya dari segala bala’ yang diturunkan pada malam itu, sampai pagi hari. Dan barang siapa membacanya satu kali setiap selesai sholat lima waktu, niscaya Allah akan menghapuskan kesedihan dan kesumpekannya, serta membawa keberkahan bagi rumahnya. Dan barang siapa membacanya tujuh kali ketika diatas kapal laut, tidak akan tenggelam dengan seizin Allah. Dan barang siapa yang membacanya setelah sholat jum’at, insya Allah akan diringankan hutangnya. (Dikutib dari kitab Ghoyatul Murtah)
  • Surat Al-Bayyinah 
Al-Qur’an Surat Al-Bayyinah merupakan surah ke-98 yang terdiri atas 8 ayat. Surat ini termasuk ke dalam golongan surat Madaniyah, karena diturunkan sesudah surah At-Talaq. Dinamai Al-Bayyinah yang berarti Pembuktian diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Keistimewaan Surat ini diantaranya adalah :

Rasulullah S.A.W. bersabda : 

”Kalau seandainya manusia tahu apa yang ada didalam kandungan surat lam-yaqunil”, maka mereka akan meninggalkan keluarga dan hartanya untuk belajar surat lam-yaqunil, tidaklah seorang hamba membacanya melainkan Allah mengirimkan kepadanya malaikat untuk menjaga dirinya, agama dan hartanya. Dan jika ditulis didalam sebuah wadah untuk orang yang sulit baginya mencari jodoh, kemudian dihilangkan dengan air dan di siramkan ke seluruh badan. insya Allah akan dipermudahkan jodohnya. Dengan syarat salah satu dari hurufnya tidak terhapus atau hilang.

Itulah beberapa surat dalam Al-Qur’an yang memiliki keistimewaan tersendiri. Namun segala itu adalah kekuasaan Allah SWT agar kita tetap dalam keimanan dan ketaqwaan kepada-NYA dan tidak menyekutukannya dan Nabi Muhammad SAW adalah utusannya. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ARTIKEL BERMANFAAT LAINNYA :

loading...