Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila Dan Lahir Pancasila

Tepat pada hari ini, Minggu 01 Oktober 2017, Bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari kesaktian pancasila ini tentunya berbeda dengan peringatan lahirnya Pancasila. Tentunya masih banyak yang masih bingung dan bertanya, perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati tiap tanggal 1 Juni. Apa perbedaannya?.
Perlu anda ketahui bersama, Hari peringatan Kesaktian Pancasila lebih berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi 30 September 1965 silam. Sementara Hari Lahirnya Pancasila merupakan peringatan cikal bakal Pancasila dijadikan lambang negara. Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Karena hari ini merupakan hari peringatan kesaktian pancasila, maka akan membahas peristiwa yang mengerikan yang terjadi pada tanggal 30 September 1965, Insiden tersebut dinamakan Gerakan 30 September (G30S) yang merupakan peristiwa kelam yang terjadi dalam sejarah adanya Negeri ini. Tentunya sampai saat ini masih menyimpan berbagai pertanyaan dari mereka tentang Insiden ini dan masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan masyarakat mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya.

Namun seperti yang diketahui dari penjelasan oleh ahli sejarah, Jika insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis dalam batang tubuh bangsa Indonesia sehingga menimbulkan berbagai kekacauan dalam negeri ini yang berdampak buruk dalam rasa kesatuan persatuan yang memakan korban para petinggi negara yaitu tewasnya enam Jenderal dan 1 Kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Namun gejolak yang timbul akibat G30S tersebut pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Jika menganalisa peristiwa tersebut tentunya kita banyak yang berpikir kenapa hal itu bisa terjadi, padahal perlu kita ketahui kelompok yang dinamakan PKI itu rakyat Indonesia sendiri. Dengan hasutan dan fitnah yang membabi buta dan pengaruh luar dengan latar belakang untuk merebut kekuasaan dengan cara sepihak. 

Mereka yang terlibat bukanlah orang-orang yang sembarangan pastinya, mereka memiliki jabatan dan pengaruh yang besar dalam negeri ini, namun hanya karena jabatan, mereka menjadi musuh dalam selimut agar kekuasaan dapat berpindah tangan. Bukan saja mereka yang terlibat dalam pembantaian gerakan 30 september ini, namun mereka yang berhasil mengolah keadaan negeri menjadi itu mendapatkan bagian tersendiri untuk bisa naik tahta.

Sangat jelas jika perkataan yang dilontarkan revolusionet Ir. Soekarno benar terjadi, dimana musuh paling kuat itu adalah dari bangsa sendiri dan sulit untuk dimusnahkan mungkin hingga saat ini dimana musuh kita masih bertebaran dalam negeri ini seperti halnya korupsi salah satu bentuk kudeta kekuasaan untuk diri sendiri.

Jika isu PKI itu muncul lagi, itu Hoax  sepertinya karena musuh negeri bukan sekedar PKI saja namun mereka yang telah merampas kemakmuran dan kekayaan dalam negeri ini itu juga musuh dalam selimut. Berdalih sebagai kawan dan pemimpin dalam negeri ini, namun pada kenyataannya menghancurkan negeri ini dengan perlahan. Semoga saja hal ini tidak menjadi kendala bagi penegak hukum salam negeri ini untuk menuntaskan musuh negara yang bersembunyi dibalik tumpukan uang. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

0 Response to "Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila Dan Lahir Pancasila"

Posting Komentar