Mengumbar Kebencian, Mungkinkah Masih Adanya Benih PKI Dalam Negeri Ini?

Tragedi pembantaian yang dilakukan gerakan anti Pancasila dan pemerintahan kala itu tak akan hilang tentunya dalam sejarah kelam berdiri Republik Tercinta ini. Ulama, Anggota Pemerintan, TNI, Polri dan pihak lainnya yang menjadi korban tentunya menjadi bukti jika kebiadaban PKI ini menyisakan tragedi berdarah yang menakutkan dan memilukan bagi mereka yang mengalami peristiwa ini. 
Kebiadaban PKI ini terjadi karena adanya kebencian terhadap pemerintahan pada masa itu dan ingin menggantikannya dengan negara komunis bukan berdasarkan Pancasila. PKI tergabung dalam beberapa partai kala itu membentuk kesatuan yang kuat sehingga dalam sekejap mereka dapat menguasai sebagian diwilayah Indonesia seperti yang terjadi Magetan dimana banyak terjadi pembataian yang menurut sejarah paling memilukan.

Pembataian umat islam atas dasar kebencian karena mendukung pemerintahan yang dipimpin oleh Ir. Soekarno Dan Bung Hatta. Kebencian kepada ulama, pemerintahan yang membuat PKI jalan pintas dengan meimbulkan kelacauan dan pembunuhan secara keji dan sangat memilukan hati jika mengenang peristiwa mengerikan tersebut.

Dari berbagai sumber sejarah yang ada, kekejian PKI bukan saja menimbulkan berbagai aspek siapa mereka dibalik peristiwa ini namun peristiwa ini telah menghilangkan jejak para pendiri bangsa yang telah berjuang mengusir penjajah dalam negeri ini dari negeri yang damai, aman dan sejahtera menjadi negara yang keras dan jauh dari kata aman dan itulah tujuan dari para pemberontak yang disebut PKI tersebut. Dan perkataan Ir. Soekarno itu benar adanya jika musuh yang paling besar dan berat itu adalah musuh dari salam negeri sendiri.

Dari tahun 1948 hingga memuncak hingga tahun 1965, PKI terus ada hingga mengakar dan korban kebiadaban mereka terus ada dimana mulai pembakaran pesantren, pembunuham ulama dan para santeinya, bupati, camat, kepada desa hingga rakyat yang membangkang tak ingin bergabung dengan mereka dan yang paling menjadi sombol kebiadaban mereka adalah tewasnya beberapa Jendral yang disebut Pahlawan Revolusi dan hal itu bukan hanya sekedar isapan jempol saja kejadian sebenarnya namun itu fakta dan nyata jika mereka yang merupakam abdi negara dibunuh karena hanya kebencian yang ibgin menumpaskan kebenaran dan kemajuan dalam negeri ini.

Namun sejak penumpasan antek-antek PKI ini hilang, apakah mereka masih ada?, entahlah, yang jelas PKI itu identik dengan kebencian dan saat ini sepertinya benih PKI itu masih ada dan tersimpan rapi dalam sebuah pot dan jika negeri ini lengah kemungkinan besar benih itu akan tumbuh perlahan dan menjalar untuk menghasut pemuda-pemudi bangsa dengan berbagai cara agar mereka dapat kokoh berdiri. Contohnya seperti saat ini, dimana banyak mereka yang mengumbar kebencian akan pemerintahan san lain sebagainya dan alhasil timbulah kerusuhan, pertikaian yang membuat negeri ini tak terasa nyaman dan aman san mereka segaja bahkan niat agar negeri ini lari dari Pancasila. Semoga saja gal itu tak terulang kembali dan Tuhan yang maha kuasa melindungi negeri ini dari tangan para penguasa yang ibgin menghancurkan masa depan negeri ini, amin. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

0 Response to "Mengumbar Kebencian, Mungkinkah Masih Adanya Benih PKI Dalam Negeri Ini?"

Posting Komentar