Korupsi Itu Seperti Virus Yang Siap Melumpuhkan Nuranimu

Siapapun kamu, anda dan kita, jika sudah melihat uang gepokan didepan mata, maka sudah pasti hati mulai berkata lain. Yang soleh soleha menjadi luntur, yang baik menjadi buruk, yang berprestasi jadi caci maki, apalagi yang awam akan runyam pikiran ketika melihat tumpukan rupiah bergeletakan didepan mata. Tak ada yang berani jamin jika diri kita tak akan korupsi, semua bisa terjadi apalagi keinginan diri yang lupa akan sujud syukur dan menganggap tuhan itu ada.
Tak peduli kau bersumpah pakai kitab suci bahkan bersumpah atas nama ajal pun mungkin tak mempan. Namanya korupsi itu sepertu virus yang siaga 24 jam dan siap melumpuhkan nurani dan akal sehatmu untuk berbuat hal tersebut. 

Jangan berdusta dan juga berkata buruk tentang korupsi dengan dalih aku bersih, aku orang yang anti korupsi dan lain sebagainya untuk melindungi diri agar tak terherat hukum. Tunggu dulu, waktu akan menjawab semua keluh kesahmu dan bagaimanapun kau terlihat baik dihadapan orang, jika dibelakang kau menghancurkan mereka dengan mencuri harta negara miliaran rupiah bahkan kau tak bosan melakukannya lagi dan lagi sampai anak cucumu. Sungguh prestasi korupsi yang luar biasa.

Ketika semua telah kau lakukan, seakan kau tak mau tau bahkan menutup diri agar tak terkena hukum yang berlaku, jangan begitulah kawan, kau saja berani melakukannya, masa tak mau menanggung resikonya, itu tak adil rasanya. 

Lihat kisah-kisah para jelata dalam negeri ini, padahal mereka terkadang bersalah hanya karena mencuri sedikit pangan namun hukumannya seperti neraka saja dalam jeruji besi, sangat tetsiksa. Namun kai yang mencuri puluhan miliar bahkan triliun rupiah dalam negeri kadang hanya dihukum tak sebanding dengan kelakuan kasarmu terhadap harta negara ini.

Rasanya tak adil, tak pers jika itu terjadi. Kau panggil pengacara ini dan itu, kau bayar pengadilan dengan itu dan ini agar kau lepas dari kesalahanmu, seperti sangat tidak jantan. Padahal kau sudah mengetahui jika kau bersalah, kenapa kau masih berlindung, sementara mereka yang kadang tak terbukti salah saja direngut kebenaran mereka dengan tak adil.

Jika tak mau kau dikejar kesana kemari, ya jangan korupsilah, bereskan. Hukum negara mingkin bisa kau beli, bisa kau atur karena kau pengaturnya, kau pejabatnya dan kau pemiliknya, namun Tuhan itu ada dan nyata, dan suatu saat pasti akan kau rasa bagaimana rasanya lari dari kebenaran-NYA.

Korupsi, satu kalimat yang bisa kau hindari dari dunia ini atas perbuatanmu, namun tidak akan musnah dimata Tuhanmu, celat atau lambat semua akan kau temukan keadilan Tuhan yang kau anggap tiada itu sehingga kau berani melakukan Korupsi atas nama jabatanmu.

Katakan tidak kepada korupsi jika kau tak ingin merasakan bagaimana rasanya jika aibmu itu menjadi kendala dalam hidupmu. Hari ini, esok mungkin kau bisa lepas dari hukum atau hukum tak mampu mengantarkanmu jera dalam melakukan korupsi, namun percayalah, semua ada balasnya termasuk uang negara yang mengalir dalam tubuhmu, keluargamu hingga nanti. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.


0 Response to "Korupsi Itu Seperti Virus Yang Siap Melumpuhkan Nuranimu"

Posting Komentar