Ketika Tuhan Dan Nabi Dipermainkan

Selama ini belum terdengar begitu familier di telinga gamer Indonesia dimana ada sebuah game yang berisikan pertarungan antara Tuhan vs nabinya. Terdengar mengejutkan pastinya karena hal itu mustahil terjadi dan telah merusak citra sebuah agama pastinya. Namun hal terjadi di dunia ini meski masih terbilang baru, game  ini ternyata sudah lebih dulu mengundang kontroversi lantaran menghadirkan karakter dewa dan nabi.

Karena game tersebut menyinggung agama, maka penyedia game Fight of Gods tersebut menuai banyak kontroversi dan kritik dari sejumlah kalangan karena karakternya sensitif dan kebanyakan dari dewa, mulai dari dewa Zeus dari Yunani, Odin dari mitologi Norse, hingga Anubis dari Mesir. Sementara, ada juga karakter yang bukan dari dewa, seperti Moses yang tak lain adalah Nabi Musa.

Selain karakter di atas, game ini ternyata juga menghadirkan sosok Yesus sebagai karakter yang bisa dimainkan. Sosok Yesus dalam gim digambarkan dengan fisik pria bertubuh kekar. Di tangannya ada potongan kayu yang seolah-olah dipatahkan dari salib. Tak cuma Yesus, Buddha juga hadir sebagai karakter playable.

Pemerintah Malaysia sendiri beberapa waktu lalu sempat memblokir akses internet di negaranya ke Steam. Namun, pihak Steam akhirnya meminta maaf dan menghapus game dari platform-nya agar pemerintah Malaysia mau membukakan kembali akses yang sempat diblokir itu.

Sementara itu di Indonesia, menurut penuturan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Steam agar memblokir game tersebut dari wilayah tersebut.

Lalu Siapa yang menciptakan game kontroversial Fight of Gods yang menghebohkan beberapa negara ini?. Setelah ditelusuri, diketahui jika game itu dipublikasikan perusahaan asal Inggris bernama PQube.

PQube adalah publisher, distributor dan penyedia layanan industri hiburan interaktif dengan jangkauan global di Inggris, Eropa, Timur Tengah, Australia, Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Mereka telah meluncurkan bermacam game dan Fight of Gods adalah salah satu yang terbaru. PQube merilisnya pada awal September melalui platform Steam. PQube bertindak selaku publisher, sedangkan pembuat Fight of Gods adalah developer game indie bernama Digital Crafter.

Game tersebut secara grafis atau gameplay katanya biasa-biasa saja. Namun memang temanya sangat kontroversial, menyajikan pertarungan sosok suci di berbagai agama. Otoritas Indonesia dan Thailand juga melakukan langkah serupa. Game tersebut diminta segera dihapus oleh Steam karena dinilai sangat tidak pantas dimainkan. 

Semoga saja masalah game ini dapat diatasi karena jika tidak dapat menimbulkan berbagai kecaman dan juga menjadi masalah besar kareba Tuhan dan nabi bukan untuk dipermainkan.

0 Response to "Ketika Tuhan Dan Nabi Dipermainkan "

Posting Komentar