Mengenal Halimah Yacob, Perempuan Muslim Pertama Presiden Singapura

Berita dunia sedang dihebohkan oleh berita hangat tentang dejarah baru akan tercatat dalam perjalanan pemerintahan Singapura pada pekan ini. Mantan anggota serikat dan Ketua Parlemen Halimah Yacob akan menjadi presiden wanita pertama di negara kota tersebut. 
Halimah binte Yacob lahir 23 Agustus 1954 ini merupakan politisi Melayu yang berasal dari Singapura. Ia adalah anggota dari partai pemerintah Partai Aksi Rakyat(PAP), ia adalah Ketua Parlemen Singapurayang kesembilan, dimana ia mulai menjabat sejak tanggal 14 Januari 2013. Ia adalah wanita pertama yang menduduki posisi ini dalam sejarah Republik Singapura. Ia adalah orang ketiga yang menjadi Ketua Parlemen dari ras minoritas secara berturut-turut, setelah Abdullah Tarmugi dan Michael Palmer.

Dikutip dari New Straits Times, Selasa 12 September 2017, Departemen Pemilu Singapura (ELD) kemarin mengatakan, bahwa hanya ada satu orang yang memenuhi syarat untuk menjadi presiden di Singapura. 

Halimah adalah satu-satunya kandidiat yang menerima Sertifikat Kesesuaian dan Sertifikat masyarakat. Dengan demikian dia akan menjadi presiden kedelapan Singapura dan wanita pertama yang memegang posisi kepala negara di Singapura. 

Dilansir dari Reuters, momen ini menjadi penting karena selama ini tidak ada orang keturunan Melayu muslim yang menjadi pimpinan di negara tersebut. Bahkan untuk menjabat di jajaran eselon teratas di pemerintahan maupun tentara nasional. 

Etnis Melayu diketahui terakhir memegang kursi kepresidenan di Singapura pada 1965 dan 1970, di bawah pimpinan presiden Yusof Ishak. Kala itu adalah tahun-tahun awal kemerdekaan Singapura. Hingga kini wajah Yudof masih menghiasi uang kertas di negara tersebut. 

Penetapan Halimah sebagai presiden rencananya akan secara resmi diumumkan pada Rabu mendatang. Kemudian, dia akan mulai bekerja pada keesokan harinya sebagai presiden Singapura.

0 Response to "Mengenal Halimah Yacob, Perempuan Muslim Pertama Presiden Singapura"

Posting Komentar