Waktu, Tak Selamanya Dia Menjelma Bahagia Kadang Derita

Tentang Waktu, tak selamanya dia menjelma sebagai bahagia yang terasa, kadang derita yang membuatmu begitu terpukul bahkan tak mampu berdiri hingga terseret arus kehampaan yang begitu dalam. Waktu, Kadang dia tak berjanji akan selalu memberimu kesempatan untuk berlaku baik di dalamnya, kadang pula kau tersesat dalam jurang kehancuran hidup yang begitu dalam hingga membuatmu kehilangan jati diri hingga terbuang dalam kehancuran yang menakutkan.


Tentang waktu, kadang pula dia menjelma menjadi pemangsa yang begitu ganas sehingga melumpuhkan nalurimu untuk bersikap, bertindak tegas hingga kau terdampar dalam kesusahan yang tak sulit dikendalikan hingga kau terperosok dalam keputusasaan yang memikat diri untuk berhenti saja lalu hilang ditelan emosi sesaat.

Namun waktu selalu memberimu ruang dan kesempatan untuk kesekian kalinya untuk bisa kau mengubah apa yang telah kau rasa, kau anggap itu salah hingga menuai pujian dari sang pemilik waktu jika dirmu bukanlah pengikut yang lemah bahkan kalah hingga kau mampu bangkit, mampu berdiri kembali, mampu keluar dari segala gundah yang terjadi dalam hidupmu.

Waktu, tak selamanya juga akan bertindak kasar bahkan menindas dirimu jika kau tak terlena di dalamnya, jika kau tak mengikuti apa yang dibisikan oleh kaum pendusta waktu. Waktu selalu memberi kesempatan untuk merasakan bahagia seperti bahagia yang pernah mereka rasa, senyum yang pernah mereka berikan dan ketenangan hati yang pernah berada dalam jalan hidup mereka.

Waktu tak pernah memaksa untuk kau bertindak apapun dalam dunia ini dan waktu tak pernah meminta agar kau menjadi diri yang baik apalagi yang buruk. Waktu adalah dirimu sendiri, Jika kau inginkan dirimu seperti itu, maka waktu akan mengikuti jejakmu itu untuk berlabuh dan jika tak ingin seperti itu maka waktu juga tak akan memalingkan jejakmu disetiap apa yang terjadi dalam hidupmu.
Tak ada waktu yang lebih baik dari hari ini jika kau hanya melewatinya untuk diam diri dalam kehampaan yang mendalam, kehancuran yang menyesatkan. 

Apapun alasanmu, waktu tak akan pernah kompromi menunggu dirimu untuk berubah kecuali kau sendiri yang mengubah itu semua dalam waktumu dan perlu dicatat jika Tuhan tak akan pernah mengubah nasib seseorang jika dia tak mengubahnya sendiri. Waktu akan tetap berjalan, berputar seperti apa yang telah ditugaskan oleh pemiliknya dalam dunia ini, apapun yang terjadi semua kembali kepada dirimu untuk bertindak apa yang seharusnya kau lakukan dalam waktumu. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Artikel Terkait

Waktu, Tak Selamanya Dia Menjelma Bahagia Kadang Derita
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email