Puisi : Kau Dan Waktu

Untuk apa kita berkata maaf,
Sementara hatimu masih menghidangkan kebencian.
Untuk apa kita saling menyapa,
sementara prasangka masih kau nikmati.
Apalah arti kebersamaan,
Sementara keberadaanmu hanya kerinduan.


Apalah arti sahabat,
Sementara hadirmu hanya omong kosong.
Apalah arti persaudaraan,
Sementara perbedaan masih kau jadikan senjata memisahkan.
Apalah arti keluarga,
Sementara uang masih menjadi tujuan waktumu.
Apalah arti cinta,
Sementara nafsu masih raja mengikat diri.
dan apalah arti teman,
Sementara dirimu masih memuji dengan caci.
Masihkah kau menepis segala sapa kemunafikanmu,
atau memang kau plagiat waktu, seakan sama
namun hanya tipu daya kau berada.

0 Response to "Puisi : Kau Dan Waktu"

Posting Komentar