Perlahan, Beri Aku Waktu Untuk Melupakanmu

Aku tak pernah menyalahkan siapapun dalam kisah ini ketika hati ini memilih tempat berlabuh untuk memilihmu hingga hatiku dapat merangkai waktu menjadi cerita, cerita yang begitu indah untuk aku lewatkan begitu saja. Bukan perkara yang mudah untuk aku bertahan tentunya ketika rindu ini selalu terisi penuh dengan bayangmu bahkan dalam keramaian pun aku merasa sepi tanpa hadirmu di hadapanku.

www.pexels.com

Seiring waktu berjalan, akhirnya aku mulai berpikir jika cinta yang aku miliki ini hanya bertepuk sebelah tangan saja. Aku setengah mati mungkin akan mati rasanya ketika cinta ini begitu besar hadir dalam hati ini namun sebaliknya itu tak ada dalam hatimu. Kau tak pernah mengerti dan tak pernah memahami jika hadirku inginkanmu menjawab pertanyaan hati yang kini sangat membutuhkannya.

Tak sebanding dengan apa yang aku rasa dan tak seindah apa yang telah aku rangkum dalam rindu itu. Dirimu senantiasa tak merasa ada kata untuk memberiku sebauh jawaban akan arti hadirku dalam waktumu. Tak mengapa, tak ku sesali semua yang telah terjadi dan aku tak pernah menuntut apapun darimu dan aku tak akan menanamkan rasa iba bahkan dendam dalam hati ketika dirimu memang tak mengingkanku ada dalam kisah hidupmu.

Cinta ini biarku saja yang merasa, rindu ini biarku saja yang memikulnya pergi. Walaupun aku itu sangat berat aku rasa untuk menghapus cerita yang telah ada, tapi perlahan aku akan melupakan itu semua, semua yang telah aku tulis tentangmu dalam hatiku.

Aku tak berharap kau merasa iba bahkan meneteskan air mata ketika kau mengetahui betapa aku sangat mencintaimu, bukan saja sekedar cinta namun pada kenyataan yang nyata aku ingin kau hadir sebagai wanita halal bagiku. Namun jika jalan takdir itu memilih jalan yang berbeda, maka aku akan berhenti, berhenti untuk berharap kepada cinta yang bukan tercipta untukku dalam hatimu.

Tentangmu, aku tak akan pernah melupakan itu semua, apalagi harus membencimu itu tak adil saja bagi cinta yang telah memberi hidup dalam dunia ini. Aku sangat mengerti jika cinta memang indah adanya karena aku hadir ke dunia ini pun karena cinta, jadi aku sangat percaya jika cinta akan memberiku bahagia, bahagia ketika waktunya tiba.

Jadi, maafkan aku yang telah mencintaimu dalam diam, tanpa kau mengetahuinya karena hanya itu yang bisa aku lakukan untuk seorang wanita terindah sepertimu. Bukan tak ada keberanian dalam diri untuk mengungkapkan rasa itu kepadamu, namun aku terlalu percaya jika cinta tak perlu diungkap dengan kata-kata dan membutuhkan bahasa apapun untuk dia ada namun cinta selalu datang dari hati bukan dari mata. Ketika cnta memang untuk bersatu maka selalu ada celah dalam hati untuk saling mengerti jika cinta ada di antara dua insane tersebut, sama-sama merasakan keindahan hadirnya. Hal itulah yang membuatku berhenti, berhenti untuk mencintaimu dan mengharapkanmu. Belajar untuk menyadari diri dan belajar untuk bertahan dalam gempuran rindu yang kadang tak mudah untuk aku lewati.

Terima kasih telah hadir dalam waktukku dan aku sangat bahagia bisa bertemu dengan wanita indah sepertimu. Terima kasih karena kau telah memberiku luang untuk jatuh cinta sehingga aku pernah merasakan arti cinta yang sesungguhnya yang memberiku banyak pelajaran bagaimana memaknai cinta dalam hidup ini.

Artikel Terkait

Perlahan, Beri Aku Waktu Untuk Melupakanmu
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email