Seindah Apapun Cerita Kita, Jika Tak Jodoh Mau Bilang Apa

Dalam Kesepian yang semakin menepi, Aku tak pernah merasa bosan dan lelah untuk menuliskan sebuah kata indah tentangmu, tentang kita yang pernah melewati waktu dengan wara-warni kehidupan. Walaupun hati kecilku begitu sering menyapa agar aku berhenti saja melakukan ini karena hanya akan semakin menyiksa hati dan diriku saja, namun tetap saja imajinasiku selalu memberiku jalan untuk tepat mengenang dirimu yang pernah mengisi penuh cerita hidupku.
www.pexels.com
Apalagi pada hari ini ingatanku kembali bergejolak jauh terbang ke negeri sana ketika senyum itu kembali menyebarkan semangat yang pernah hilang, senyum yang pernah membuatku begitu kuat menjalani hidup yang penuh dengan tanda Tanya. Bukan tentangmu saja, hadirmu berikan aku sebuah tempat, tempat yang indah untuk bisa aku berkarya kembali seperti dulu. Aku sempat kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupku dimana saat itu aku tak lagi dapat menuliskan kata-kata indah karena hadir seseorang pergi jauh tinggalkan sejuta kisah dalam hidupku.

Karena hadirmu, kau buat semua berubah arah, arah dimana aku kembali pada kegemaran yang pernah hilang dariku. Kau kembali itu dengan baik, dengan indah bahkan dengan segala sesuatu yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Aku patut berterima kasih karena hadirmu itu, namun rasa terima kasih itu belum sempat aku utarakan kepadamu karena aku tak bisa melakukannya bukan karena aku tak ada keberanian itu mengatakan itu kepadamu, namun jauh lebih baik dari itu semua, biarlah rasa terima kasih itu aku isi dengan doa-doa yang selalu aku berikan untukmu.

Aku tak bisa, sungguh aku tak bisa mengatakannya kepadamu. Bukan aku begitu trauma dengan masa laluku hingga saat ini rasa sakit itu masih menghantui pikiran dan meninggalkan luka dalam hatiku, bukan itu sebabnya, AKu hanya tak bisa jika aku harus jatuh cinta untuk seseorang yang tak bisa aku raih, tak bisa aku miliki, itu saja.

Untuk itulah, tulisan ini, hanya tulisan ini yang mungkin bisa aku dapatkan darimu sementara untuk memilikimu rasanya itu terlalu jauh berharap untuk aku tanamkan dalam hatiku. Bukan aku mengalahkan takdir itu, namun jauh lebih dari itu semua jika aku bukanlah seseorang yang menjadi orang yang bisa kau andalkan dalam hidupmu.

Aku adalah orang yang jauh dari kata layak untuk kau jadikan imam didalam hidupmu, seseorang yang mampu mengisi hidupmu dengan kebahagian itu dan aku tak akan pernah bisa memenuhi harapan dan impianmu jika aku adalah orang pantas berada ditengah itu semua.

Aku sangat sadar dan menyadari betapa aku bukanlah seseorang yang beruntung bisa memilikimu, namun aku hanya beruntung bisa bertemu dengan seseorang wanita indah sepertimu, indah bukan sekedar indah seperti mereka yang diluar sana. Aku sangat mengerti dirimu dan sangat megenal dirimu jikakau adalah wanitq baik dibalut kerudung itu hingga pancaran jiwa dan hati solehamu begitu Nampak jelas.

Indah dihatiku, bagiku itu sudah cukup untuk bisa aku dapatkan darimu, berharap kau menjadi bagian dalam hidupku mungkin itu permintaan yang terlalu tinggi dan terlalu sulit aku ungkapkan walaupun itu dalam doa kepada tuhanku.

Aku harap kau tak mengetahui semua yang aku rasa, semua yang telah aku tuliskan disini untukmu, biarku saja yang mengeang cerita ini hingga nanti disisa waktuku. Cukup saja kau tersenyum manja seperti hari ini dan kau tak merasa risih bahkan bosa adanya aku di dekatmu, itu cukup memberiku jalan dan semangat jika hari ini aku meneruskan tulisanku ini tentangmu.

Jangan bilang hari ini adalah hari terakhir kau ada disini karena aku terlalu sulit untuk berkata jangan pergi karena jikapun kau pergi harus bagaimana dengan tulisan yang kini masih jauh dari kata layak baca. Terima kasih kau telah hadir dan terima kasih juga telah membuatku jatuh hati kepadamu hingga sampai nanti semua itu akan pergi, maka dirimu akan selalu ada dalam tulisan indah yang pernah aku ceritakan setiap hari tentangmu.

0 Response to "Seindah Apapun Cerita Kita, Jika Tak Jodoh Mau Bilang Apa"

Posting Komentar