Aku Hanya Ingin Seperti Ini, Seperti Tuhanku Mencintaimu

Dalam helaan nafas panjang, kadang aku tak ingin melakukan sesuatu diluar kemampuan, kemampuan diri untuk mencintaimu dalam diam tanpa kau mengetahui keberadaan rasa dalam hatiku. Bukan hari yang mudah tentunya untuk aku lewati, bukan waktu yang gampang untuk aku renungi bahkan dalam setiap detik denyut nadiku berjalan, hati ini selalu merasa ingin mengungkapkan semua resah akan rindu yang bercampur baur dalam cemburu memburu amarah dalam diri.
www.pexels.com

Tak ku sadari, kadang diri ini menjadi orang yang lain untuk sekedar menyembunyikan apa yang aku rasa. Kadang pula waktu ku alihkan menjadi diri yang angkuh, sombong bahkan menjadi orang yang tak pernah mengenal apa itu cinta dan bagaikana aku bersikap baik kepada seorang wanita yang sudah jelas bagian dari hati ibuku, gampang terluka, gampang sedih dan gampang cemas jika sesuatu terjadi pada anak-anaknya.

Namun perlahan aku selalu belajar, belajar dari kasih sayang yang telah diajarkan oleh seorang wanita terindah didunia ini bernama ibu kepadaku. Dia selalu berkata jika seseorang akan mencintaimu dengan tulus bahkan nanti jika kau selalu memadangnya dengan hati bukan sebuah permintaan yang sulit untuk dia terima, bukan pula karena kau ingin memilikinya namun cintai dia dengan perasaan membutuhkannya jika ingin saja maka itu sangat dekat dengan nafsu menghancurkanmu dan dia namun sebaliknya jika kau menanamka dalam hati membutuhkannya berarti kau menerima segala kelebihan dan kekuranganya tanpa menuntut selama hidupmu kau menjaganya.

Tak peduli kau bersikap saat ini kepadanya baik atau buruk, yang jelas hatimu selalu bersikap baik kepada tuhanmu untuk selalu mendoakannya, apapun yang terjadi karena suatu saat ini seseorang akan datang sesuai dengan apa yang kau harapkan dalam hidupmu, walaupun bukan dia, tapi percayalah pemberian tuhan itu lebih baik dari apa yang kau pikirkan saat ini dan itulah pejelasan dari seseorang wanita yang bernama ibu kepadaku tentang dia yang saat ini masih ku pertahankan dalam doa bahkan kadang tetesan air mata aku tanggung dalam rindunya hati.

Proses ini berjalan memang berat untuk aku pikul dan tertanamkan dalam hari-hariku berlalu, namun aku selalu percaya dan yakin suatu hari kelak, jika waktunya telah tiba, tuhanku akan memberiku sebuah jawaban tentang semua yang aku rasa, tentang semua yang terasa dan tentang semua yang sering aku katakan kepadaNYA.

Dan hingga detik ini hadirnya dirimu, Aku selalu belajar untuk menjadi orang yang selalu bersyukur atas apa yang bisa aku lakukan dan atas segala yang telah tuhanku berikan dalam hidupku termasuk caraku mencintamu seperti cara tuhanku mencintaimu. Jika aku bisa seperti itu, maka akan aku jalani seperti itu pula karena cara tuhanku jauh lebih indah dari apa yang bisa aku lakukan kepadamu. Bukan pula aku tak berusaha semampu ku bisa mendekatimu, namun aku hanya tak ingin caraku terlalu vulgar terlihat oleh tuhanku karena bisa jadi dengan aku mendekatimu tak terasa mata ini telah memandang yang bukan muhrimku, tak segaja jika tangan ini telah menyentuh yang bukan milikku dan tak segala pula perkataan ini telah menyakiti hatimu.

Biarku saja yang merindukanmu siang bahkan malamku seiring aku berusaha melihat kehadiranmu di dekatku agar kau selalu terjaga dengan kasih sayang dari tuhanku dan dapat menjaga diri dari tangan-tangan yang tak bertanggungjawab menggodaimu.

Ku Harap kau tak mengetahuinya jika aku mencintaimu saat ini dalam diam. kuharap kau tak merasa risih bahkan merasa aneh adanya aku menjadi dirimu terganggu bahkan menutup dirimu untuk bertingkah sebagaimana mestinya kau bertingkah dan bertutur sapa dalam ruang dan waktumu. Tetaplah menjadi dirimu sendiri dan lakukan apa yang telah menjadi jalan hidup yang kau jalani dan biar saja aku menjagamu dan mengawasimu dari kejauhan dalam doa yang tak pernah putus menyebut namamu dihadapan tuhanku.

Jika suatu hari kelak, caraku tak mampu menjelma menjadi hadirmu dalam hidupku, aku tak akan pernah menyesal telah mencintaimu dengan cara ini karena aku sangat percaya dan sangat yakin jika kau hanyalah bagian dari waktu yang tuhanku berikan untuk mengenalmu saja tapi bukan tercipta untukku miliki. Hadirmu pula, waktu yang pernah tuhan tunjukan kepadaku bagaimana cara mencintai seseorang yang baik tanpa harus melibatkan dunia seisinya harus ku gunakan untuk memilikimu. Tuhanku mengetahui segala sesuatunya dalam dunia ini dan aku sangat percaya jika kau juga bagian dari kuasaNYA itu.

Cinta ini terlalu indah jika dihabiskan untuk membencimu saja, cinta ini terlalu mulia jika dihabiskan untuk berharap sesuatu yang bukan tercipta untukku dan cinta ini terlalu agung jika hanya dibuang begitu saja tanpa aku isi hadirmu dengan cerita indah. Seperti itu aku menganggapmu ada, jika cinta tak pernah mengajarkanku untuk menyerah bahkan terluka, jika ada didalamnya terselip rasa itu, maka aku akan mengembalikan rasa cinta ini kepada tuhanku saja karena aku tak bisa menjaganya dengan baik dan biarkan cinta itu tak ada saja dalam hidupku, itu lebih pers rasanya.

Jangan bilang jika aku tak pernah berusaha mengatakan ini kepadamu dan jangan bilang jika aku tak pernah menyebutkan namamu dalam doaku karena sebelum kau bertanya tentang itu semua, aku lebih tahu jawabannya apa yang terlintas dalam benakmu jika suatu hari kelak kau mengetahui semua yang aku lakukan ini untukku.

Untukmu yang telah membuat hati ini memilihmu, aku hanya ingin seperti ini, mengikuti cara tuhanku mencintaimu, menyanyangimu bahkan menjagamu. Aku harap kau tak bertanya lagi jika hari ini aku masih saja berlaku sama seperti hari sebelumnya mencintaimu tanpa kau mengetahuinya karena sudah pasti kau akan mendapatkan jawaban yang sama dariku.

Artikel Terkait

Aku Hanya Ingin Seperti Ini, Seperti Tuhanku Mencintaimu
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email