Walaupun Perantara Itu Terlalu Sulit Untuk Aku Lewati Namun Aku Masih Saja Keras Kepala Meminta Kepada Tuhanku Untuk Memilkimu

Benarkan, Jika menyimpan perasaan itu tak baik adanya, Seperti aku yang begitu harus berjuang keras untuk melewati semua itu demi seseorang yang aku kenal dirinya. Memang begitu banyak wajah yang datang kepadaku, namun wajah itu tak tergantikan bagiku, Bagaimanapun rupanya, bagaimanapun keadaannya, rindu itu masih saja bertahta indah atas namanya. Banyak yang bilang jika perjuanganku akan sia-sia saja karena aku tak pernah mendapatkannya. Memang iya sich, aku menyadarinya hal itu dengan sangat memahaminya jika dia memang terlalu sulit untuk ada dalam hidupku.
Lihat dirinya, wanita yang begitu cantik dipandang mata. Lihat senyumnya itu, terlalu indah untuk menyinari sulitnya hidupku. Lihat wajah kesolehaannya yang begitu jauh dari aku yang gelap akan akan nama tuhan. Namun aku masih saja bandel dan keras kepala dengan perkataan itu. Aku masih saja tak mendengarkan perkataan mereka untuk sekedar berpikir jika aku memang tak akan pernah bisa mendapatkannya.

Lihat aku yang masih saja memohon kepada tuhanku agar aku bisa bertemu dengannya setiap hari, walaupun hanya sekedar memandangnya, aku merasa keadaanku lebih baik dari sebelumnya. Lihat diriku tak mengerti juga dengan keadaan diri yang begitu jauh dari kata tampan, kaya, bahkan untuk hidup sehari-hari saja begitu sulit untuk aku dapatkan.

Lihat diriku yang begitu rentan akan luka dan air mata, Apakah aku bisa membuatnya bahagia, apakah aku bisa membuatnya tersenyum lagi seperti hari ini. Aku rasa itu tidak mungkin pastinya, hanya saja aku belum siap untuk berpaling dari mahkluk ciptaan tuhanku yang di datangkan untukku bercerita. Walaupun aku tau itu tak akan terjadi dalam hidupku dan kau tak perlu juga menyadarkan itu kepadaku. Tapi beri aku waktu untuk bisa merangkai sebuah cerita dalam tulisan ini agar jikapun dia harus pergi maka aku mampu bertahan hingga mengenangnya jika aku pernah bertemu dengan seseorang yang indah sepertinya dalam hidupku.

Biarkan aku seperti ini, walaupun aku akan terluka dengan ulahku sendiri karena mencintai dia yang tak pernah ada untukku. Aku tak akan menyalahkan kalian dan juga dia karena aku sangat mengerti dan memahami jika itu tak tak pernah terjadi. Sebelu itu terjadi, maka aku hanya ingin menikmati semua ini berjalan sebagaimana mestinya, mengaguminya dalam sebuah penantian yang tak pernah datang hingga aku mulai bosan dan meninggalkan kebiasaan burukku nanti.

Artikel Terkait

Walaupun Perantara Itu Terlalu Sulit Untuk Aku Lewati Namun Aku Masih Saja Keras Kepala Meminta Kepada Tuhanku Untuk Memilkimu
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email