Maafkan Aku Jika Aku Lebih Memilih Tuhanku

Cinta, Kadang tidak dapat di mengerti dan diketahui dimana dia akan berlabuh dan pada siapa dia hatinya akan singgah. Seperti apa yang pernah aku alami saat itu dimana hati ini harus mencintai seseorang wanita yang berbeda keyakinan denganku. Ini bukanlah perkaran mudah bagiku. Karena cinta yang begitu dalam aku rasa, walaupun aku sempat berpikir itu tak mudah untuk aku jalani, namun cinta berbicara berbeda dan pada akhirnya aku menjalin cinta bersamanya dan begitu juga dia yang mungkin berpikiran sama sepertiku.
Banyak dari mereka yang menantang, lalu berkata jika itu akan mempersulit hidupmu saja tapi saat itu aku abaikan semuanya. Dua Tahun berlalu kami jalani dengan saling menghargai satu sama lain, saling menghormati satu sama lain dan tak jarang pula aku harus mengantarkannya ke tempat ibadanya dan begitu juga dengannya. Setiap doa dan harapanku kepada tuhanku aku berharap jika suatu hari nanti dia bisa bersamaku dengan keyakinan yang sama namun itu sepertinya tak sempat terkabul dan pada kenyataannya aku dan dia harus berpisah walaupun cinta masih bersemi didalamnya dengan sangat pekat.

Begitu banyak cerita dan kisah yang aku jalani bersamanya dan itu tak sebentar. Namun itu tak mampu aku Pertahankan dengan baik karena ketika semua waktu aku harus berkata kepada orang tuaku dan orang tuanya jika keyakinan tetapkan keyakinan dan itu sulit untuk dapat diubah. Aku telah berusaha untuk memberikan dia keluluasan untuk mengikutiku ke dalam keyakinan yang sama, walaupun dia bisa namun sangat berbeda dengan keluarganya dimana mereka tak akan pernah merestui hubunganku dengannya jika dia harus pindah keyakinan maka dia tak akan dianggap lagi sebagai bagian dari keluarganya.

Aku tak mau seperti itu akhirnya, Apakah aku harus memilih itu demi sebuah cinta yang aku punya memilih keluar dari keyakinanku sendiri. Itu tak akan terjadi sepertinya karena aku tak akan pernah mengecewakan orang tua dan menghianti tuhanku sendiri. Aku sangat mencintainya bahkan melebihi dari apa yang aku cinta dari hidupku untuknya, Namun karena keyakinan kita berbeda dan aku tak mau mempersulit semua terjadi, maka aku akan tetap memilih terluka, terluka mempertahanakan keyakinan atas nama tuhanku.

Maafkan Aku jika cinta itu membuat kita sulit untuk memilih dan bersatu. Maafkan aku jika cinta itu tak mampu aku pertahankan untuk bisa membuatmu bahagia dan maafkan aku jika aku mengecewakan hatimu saat itu. Pintaku hanya satu, agar kita tak saling menyalahkan, dan saling membenci satu sama lain. Kita memang berbeda soal keyakinan namun soal cinta kita sama-sama memiliki perasaan yang sama dan semoga saja itu menjadi alasan kita untuk berpisah dengan baik. Semoga saja aku dan kau bertemu dengan seseorang yang memang ditakdirkan untuk saling mengisi, saling melengkapi dan satu jalan serta satu keyakinan agar tak menjadi pertentangan dalam kehidupan kita kelak. Terima kasih atas hadirmu, atas cintamu, atas segala yang pernah kau berikan untukku,  Sungguh aku tak mampu bilang jika kau memang wanita terbaik yang pernah aku miliki.

Artikel Terkait

Maafkan Aku Jika Aku Lebih Memilih Tuhanku
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email