Jangan Membaca Judulnya Saja

Salah menilai, salah menanggapi, salah mengerti dan gagal faham hal inilah yang sering terjadi dalam dunia ini ketika seseorang membaca sebuah informasi baik itu berupa surat kabar dan buku. Mereka kadang terlalu terburu-buru mengambil keputusan dan makna dari isi betita tersebut sebelum mereka membacanya hingga tuntas dan mengsiasati apa arti dari kandungan tulisan tersebut. Kebanyakan kita hanya membaca judulnya saja lalu menilainya jika itu salah dan berita yang salah ataupun mengandung hal buruk lain padahal mereka tak menyimak dan membacanya dengan baik apa yang terdapat didalam tulisan tersebut.


Tradsisi baca judul ini telah mengalir deras dalam bangsa kita ini bahkan ke generasi berikutnya yang gemar membaca judul dan sampul bukunya saja lalu untuk membukanya dan membaca itu tak penting sepertinya. Tradisi baca judul ini akhirnya berdampak pada kehidupan sehari-hari dimana banyak dari mereka yang menilai seseorang hanya dari luarnya saja, penampilannya saja dan perkataannya saja namun mereka gagal faham jika hal itu tak benar adanya.

Mereka hanya menilai itu salah, orang itu salah dan salah mereka tak membaca diri mereka sendiri juga apakah mereka sudah benar atau masih salah. Kembali lagi kebaca judul dan kepada diri kitapun sangat jarang sekali yang mampu membaca diri alias sadar diri. Kita hanya kenal jika kita benar namun kita lupa apakah kita memang benar atau salah itu tak pernah terlintas dalam benak kita.

Menilai sesuatu dari judulnya saja atau dari luarnya saja hanya menimbulkam pengertian yang salah karena kita sangat paham jika judul hanya sebuah brand sebuah promosi namun anda jangan terpaku dengan brand rersebut untuk menguji itu baik atau buruk sebelum anda mengenalnya lebih dalam. Jangan cepat mengambil keputusan jika belum membaca isinya dan jangan gagal faham jika kau hanya membaca judulnya saja. Baca isinya lalu ambil kesimpulan apa yang terdapat didalamnya barukah anda bisa memberi komentar itu dan ini. Jangan jadikan judul sebagai provokasi dalam negeri ini dan jangan jadikan judul sebagai watak untuk menyalahkan orang lain. Semoga bermsnfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

1 Response to "Jangan Membaca Judulnya Saja"

  1. Sebelum tidur saya suka baca berita-berita atau artikel melalui handphone saya, sekian banyak berita dan artikel tidak sedikit membuat saya emosi. Saat saya baca judul seperti cukup menarik dan masuk akal, saat baca isinya “astagfirullah” https://www.itsme.id/ini-judul-saya-berantem-yuk/

    BalasHapus