Jadi Anak Nakal Kok Bangga?

Berbagai kejadian dilingkungan kita, media informasi dan Media sosial mungkin telah memberikan kita masukan jika generasi bangsa ini saat ini teracam punah dari generasi yang seharusnya dimana mereka berlomba bukan untuk sebuah prestasi namun berlomba untuk menjadi anak yang nakal. Liha saja dilingkungan sekitar kita dimana anak baru gede (ABG) yang memiliki watak tak ada sopan santun tertanam dalam dirinya hingga mereka leluasa berbicara tanpa titik koma terhadap orang tua. Belum lagi ungal-ugalan dalam hal pakaian yang serba tidak karuan yang menudang kehajatan bagi diri mereka sendiri dengan menebarkan aurat dimana-mana.
Bukan saja didunia nyata, namun dimedia sosial, mereka begitu berani berfoto ria dengan gaya ini dan itu tanpa ada kata malu dan takut jika itu buruk bagi mereka karena hingga saat ini sudah banyak kejadian karena mereka mengunggah foto yang tidak sewajarnya mereka upoad. Peran orang tua tidak lagi menjadi dasar untuk mereka menjadi lebih baik, peran sekolah tak lagi menjadi tempat untuk mereka menjadi generasi yang baik karena kita tau rasa aman untuk mereka berbagi tak ada lagi yang dapat mereka tumpahkan sehingga maraknya perkembangan teknologi dan peralihan zaman menjadii dasar untuk kita menyalahkan mereka namun pada kenyataanya sebenarnya tempat mereka berlindung sudah tidak sehat lagi.

Tak seperti dulu, dimana orang tua begitu peduli dengan anak-anaknya dan begitu juga dengan sekolah tempat mereka menuntut ilmu menjadi baha dasar untuk mereka bergaul dalam kehidupan mereka sehari-hari. Namun saat ini peran itu sepertinya minim sehingga mereka nakal mungkin karena memang sudah generasi seperti itu namun yang menjadi pertanyaan adalah, masih adakah peran orang tua mereka dan sekolah dalam hal tersebut?, Mungkin juga iya atau tidak sama sekali karena yang tau mereka yang memiliki putra dan putrid dan sekolah yang mereka datangi setiap hari.

Jika mereka banyak yang bilang jadi nakal kok bangga terhadap putra putri tercinta bangsa ini, mungkin mereka tak akan pernah mengerti maksud dari perkataan itu karena mereka tak pernah mengetahi dari orang-orang dekat mereka mengenai perkataan dan maksud dari perkataan tersebut. Ingin anaknya berprestasi dan masa depannya cerak kembalikan kepada titik awalnya yaitu peran orang tua, keluarga, lingkungan dan bangsa ini dengan menerapkan berbagai hal untuk menghindari kenakalan mereka yang berkelanjutan. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment