Berani Bersaing Berarti Siap Menang Dan Kalah

Warga Ibukota Jakarta akan memilih pemimpin baru yang akan berlangsung pada tanggal 6 Februari 2017 nanti. Tiga pasang calon yang akan berlaga dalam Pilgub DKI 2017 tersebut dalam merebut kursi nomor satu di Jakarta ini yaitu gubernur DKI saat ini Basuki Tjahaja Purnama yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat yang diusung oleh PDIP, Golkar, Nasdem dan Hanura. Lalu ada Agus Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylviana Murni dari Demokrat, PAN, PKB dan PPP dan ada Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno dari PKS dan Gerindra. Ketiga pasangan tersebut telah mendapatkan nmor urut pemilihan dimana Ahok-Djarot Berada di Nomor Urut 2, Agus-Sylvi berada dinomor urut 2 dan Anies-Sandi berada di Nomor urut 3. Saat ini dari ketiga kandidat calon telah berkampanye secara terbuka dan tentunya terlihat berbagai aksi untuk menunjukan kualitas dari mereka untuk menaklukan hati warga ibukta jakrta ini dengan misi yang tentunya berbeda.
Namun dari segala hal yang mereka lakukan tersebut tidak lain dan tidak bukan untuk dapat berkompetisi secara aman dan bersaing secara sehat dan tidak melibatkan urusan dan kepentingan Pribadi bahkan klompok saja melainkan untuk menjadikan Jakarta ini lebih baik lagi. Maju dan bersaing dalam Pilkada ini tentunya akan lahir seorang pemimpin yang memang telah dipilih dan terpilih dan dari ketig calon tersebut harus memiliki jiwa yang ikhlas dan lapang dada apapun hasilnya nanti ya itulah keputusan dari warga Jakarta ini untuk memilih pemimpinnya untuk lima tahun kedepan. Jika berbicara mengenai Persaingan berarti didalamnya tertanam kata menang dan kalah dan perlu anda ketahui juga jika manusia hidup dengan tujuan masing-masing dalam hati dan hidupnya.

Tujuan tersebut memacu manusia untuk berambisi. Lalu berusaha untuk mencapai ambisi tersebut, Segala daya upaya dilakukan, supaya ambisi itu menjadi kenyataan. Begitu juga dalam pertarungan politik, cara-cara yang jahat pun kerap digunakan dan menghalalkan segala cara agar dapat menjadi pemenang didalamnya persaingan tersebut. Jika persaingan tersebut telah berlaku menjadi seperti itu maka itu tak sehat lagi karena perlu kita ketahui juga jika tujuan dan ambisi hidup sering mengaburkan tata nilai dalam hidup ini. Jika bersaing dengan cara-cara yang bermarwah dan bermartabat. Tidak akan saling sikut dan saling sikat. Berarti Mereka mengetahui dan memahami betul bahwa untuk menjadi yang paling terbaik diantara yang terbaik yang hakiki, tidak mungkin bisa diwujudkan dengan cara memburukan yang lainnya.

Jadi bagi para calon sudah pasti menanamkan hal ini dimana mereka yang bersaing sudah pasti sangat menyadari jika memang dan kalah itu adalah bagian dari sebuah kompetisi, Jadi harus Siap menang, siap kalah, dan itulah tanda kebebasan hati dan itu menunjukan jika anda adalah berjiwa satria pemimpin besar bagi anda sendiri bahkan orang banyak.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

0 Response to "Berani Bersaing Berarti Siap Menang Dan Kalah"

Posting Komentar