Liga Inggris 2016 : Mourinho Belum Move On Dari Kegagalan Di Chelsea

Dari hasil negatif dalam tiga laga terakhir yang diraih dengan buruk memunculkan seribu satu tanda tanya terhadap skuad Manchester United saat ini yang ditangani oleh Jose Mourinho yang kita tau dia merupakan salah satu pelatih tersukses dan hebat dikancah sepakbola. Sejak mengalami keterpurukan dalam beberapa musim terakhir setelah Alex Furguson resmi berpisah, Manchester Merah telah melakukan sejumlah perubahan mendasar dari segi kepelatihan dari David Moyes, Van Gaal Hingga saat ini MU Menunjukan Pelatih kawakan Jose Mourinho diboyong ke Old Trafford demi bisa memperbaiki keadaan yang terjadi.
Dibawah asuhan The Special One, MU Menggaet sejumlah bintang ternama seperti Zlatan Ibrahimovic , Eric Baill, Henrikh Mkhitaryan hingga merogoh kocek dalam-dalam memulangkan Paul Pogba dari Juventus. Apa daya, kehadiran mereka belum juga berbuah manis. Berawal dari kekalahan di derby Manchester dengan skor 1-2, selanjutnya takluk di kandang Feyenoord di pentas Liga Europa, dan terkini menyerah 1-3 di kandang Watford.

Kekalahan atas Watford  pada Minggu malam kemarin sungguh di luar dugaan. Selain berstatus tim promosi, juga tak memiliki sumber pemain setara dengan MU dan hasil tersebut sekaligus meruntuhkan rekor positif United atas Watford dalam tiga dekade terakhir. Vicarage Road, markas Watford, akhirnya menjadi kuburan baru bagi Man United yang tak pernah kehilangan muka selama 30 tahun terakhir. Rententan kekalahan itu pun semakin memperjelas krisis di tubuh Setan Merah termasuk masa trauma yang dialami Oleh Jose Mourinho pada saat dilengserkan oleh Chelsea pada musim lalu karena memetik hasil buruk.

Apakah ada yang salah dalam polesan Mourinho? Atau ada yang tak beres dengan Mourinho mengingat tiga kekalahan beruntun ini adalah yang pertama dalam satu dekade karir kepelatihannya? Dan kita tau Jose Mourinho sangat segan jika mengalami kekalahan seperti ini. Jika melihat Statistik menunjukkan United mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 60 persen pada saat takluk dari Watford ini. Namun United hanya mampu mencetak satu gol saja melalui Marcus Rashford di babak kedua. Itu pun gol penyeimbang setelah Etienne Capoue mengoyak gawang David De Gea di babak pertama. Tak sampai di situ. Camilo Zuniga dan Troy Deeney kembali memaksa kiper timnas Spanyol itu memungut bola dari dalam gawangnya pada menit terakhir pertandingan dan jelas terlihat jika Jose Mourinho masih terbebani masa lalu yang dia dapatkan saat bersama Chelsea diaman dia kesulitan mengangkat Chelsea dari keperpurukan. Semoga saja tak berlarut-larut dalam keadaan seperti ini dan MU dapat meraih kemenangan di pertandingan berikutnya, Sukses untuk Jose Mourinho dan Juga Manchester United.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment