Hari Listrik Nasional Ke-71 : Mewujudkan Catur Cita Ketenagalistrikan, Kecukupan, Kompetitif, Berkelanjutan, dan Merata untuk Menuju Indonesia Terang

Selama 71 tahun sudah keberadaan listrik indonesia telah menerangi tanah air. Walaupun belum memberikan yang terbaik hingga namun keberadaanya hingga saat ini sangatlah bermanfaat bagi tanah air tercint ini. Dalam peringatan ini diperkirakan Presiden RI Ir. Joko Widodo dijadwalkan membuka seminar dan pameran ketenagalistrikan pada 28-30 September 2016 sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-71 Tahun 2016. Ketua Umum DPP Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Supangkat Iwan Santoso saat peluncuran Hari Listrik Nasional (HLN) ke-71 di Jakarta, Kamis mengatakan, rangkaian acara HLN akan berlangsung sejak 28 September hingga 27 Oktober 2016.
Menurut dia, peringatan HLN ke-71 akan mengusung tema Mewujudkan Catur Cita Ketenagalistrikan, Kecukupan, Kompetitif, Berkelanjutan, dan Merata untuk Menuju Indonesia Terang. Tema tersebut, lanjutnya, diambil sebagai momentum mewujudkan kemandirian ekonomi melalui ketersediaan listrik yang cukup dan merata di seluruh Indonesia untuk menggerakkan sektor-sektor ekonomi strategis.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar peringatan Hari Listrik Nasional ke-71. Dalam gelaran yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, ini akan ada serangkaian seminar dan pameran.

Rencananya, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan membuka langsung acara ini pada pukul 09.00 WIB. Akan hadir bersama Jusuf Kalla adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir dan beberapa pejabat lainnya.

Sebelumnya, mantan ‎Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan, Indonesia merupakan negara dengan ekonomi yang terus mengalami geliat pertumbuhan. Namun dibalik itu, masih banyak daerah di Indonesia yang masyarakatnya belum bisa menikmati sumber daya energi, seperti listrik.

Sudirman mengatakan, saat ini rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia ‎berada di atas 5 persen per tahun. Jika bisa mengelola ekonomi dengan baik, maka Indonesia punya peluang besar untuk menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Namun sayangnya bertolak dengan pertumbuhan ekonominya, saat ini masih banyak wilayah ‎Indonesia masih belum menikmati listrik. Sudirman menyatakan, setidaknya ada sekitar 12 ribu desa yang saat ini belum teraliri listrik.

Untuk mengatasi hal ini, lanjut Sudirman, pihaknya membuat program Indonesia Terang dan Patriot Energi. Melalui program ini, maka upaya pemerintah untuk menyediakan listrik bagi seluruh wilayah Indonesia semakin terarah. Dengan demikian, ‎seluruh masyarakat, baik di wilayah perkotaan sampai daerah terpencil dan terluar bisa menikmati listrik sebagai jendela peradaban dunia. Selamat hari Listrik Nasional yang ke 71 tahun, semoga dapat berinovasi untuk menerangi seluruh indonesia.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment