Selamat Hari Kartini 2016 Dan Ucapan Google 21 April 2016

Hari KARTINI di tetapkan Presiden Soekarno di 2 Mei 1964, jatuh pada 21 April. Anak ke lima dari sebelas (kandung serta tiri) ini adalah perintis jalan kebangkitan wanita Tanah Air. Sementara wanita adalah tiang Negara, dan bila baik mereka akan jayalah Negara itu.

Kartini berjuang lewat tulisan tulisannya. Surat-suratnya banyak menjelaskan berkaitan kendala yang harus dilalui saat mencita-citakan menjadi wanita yang lebih maju. Di era-nya, yaitu akhir era 19 sampai awal era 20, beberapa wanita negeri ini masih tak dapat mencapai kebebasan pada beberapa hal. Salah satunya masih tidak diperbolehkan untuk mencapai pendidikan tinggi seperti golongan pria.
Setamat E.L.S (tingkat SD), Kartini juga dipingit seperti adat yang berlaku di tempatnya, selesai rampungkan SD, harus menjalani pingitan sampai tiba waktunya buat menikah. Itu diantara kendala yang dilaluinya, mengadakan jalan keluar dengan banyak bergaul dengan golongan terpelajar serta menyenangi membaca, khususnya senang melahap topik yang terkait perkembangan wanita. Dia juga bertambah tersadar akan ketertinggalan wanita pribumi bila ketimbang dengan wanita bangsa lain teristimewa perempuan Eropa.

Faktor faktor itulah yang pada menghadirkan keinginan dan tekadnya memajukan perempuan bangsanya. serta itu bisa diraih melalui jalur pendidikan. Maka dalam merealisasikannya dia pun membangun sekolah bagi para gadis di daerahnya, Jepara. Usai menikah, dia tetap fokus dengan cita citanya dan membangun sekolah lagi di Rembang. Hal yang dikerjakannya itulah lantas menjadi contoh perempuan lainnya, sehingga berdirila ‘Sekolah Kartini’ seperti di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Madiun, dan Cirebon. Ketika memasuki pernikahannya, ada perubahan anggapan Kartini mengenai adat Jawa. Ia bertambah toleran. Ia menilai pernikahan bakal mendatangkan keuntungan pula dalam meraih keinginan membangun sekolah untuk para perempuan kala itu.

Pada surat suratnya, ia menerangkan kalau suaminya tak cuma mendukung kehendaknya untuk kembangkan ukiran Jepara dan sekolah saja, namun juga diterangkan supaya Kartini bisa menciptakan buku. Perubahan pemikirannya siratkan kalau dirinya telah meninggalkan egonya, serta menjadi wanita yang memiliki cara berfikir yang jauh melampaui apa yang terlihat. Buku :
  • Habis Gelap Terbitlah Terang 
  • Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya (Surat-surat Kartini)
  • Letters from Kartini, An Indonesian Feminist 1900-1904 (Buku lain yang berisi terjemahan surat-surat Kartini)
  • Panggil Aku Kartini Saja (bacaan yang lebih memusatkan pada pemikiran Kartini juga diterbitkan. Salah satunya adalah Panggil Aku Kartini Saja karya Pramoedya Ananta Toer)
  • Kartini Surat-surat kepada Ny RM Abendanon-Mandri dan suaminya
  • Aku Mau … Feminisme dan Nasionalisme. Surat-surat Kartini kepada Stella Zeehandelaar 1899-1903
Perjuangan Pahlawan Indonesia bernma Kartini demi perempuan indonesia bukanlah perjalanan yang mudah untuk dia tempu sehingga perempuan indonesia mendapatkan satu tempat dalam kehidupan agar tidak mudah dilecehkan, di padang sebelah mata dan dianggap hanya sebagai bunga rumah saja, namun berkat perjuangan beliau, perempuan dapat satu tempat yang bisa bermartabat dalam kehidupan ini dan setara dengan kehidupan kaum pria namun tetap tidak mengacuhkan peranya dalam keluarga.

Dengan hadirnya Kartini, maka perempuan indonesia dapat pula berprestasi, dapat pula berdiri sama seperti kaum pria dan dapat menjadikan diri sebagai panutan dalam sebuah keluarga sehingga garis keturunanya menjadi masa depan yang lebih baik. Perempuan lebih leluasa dibandingkan pada zaman yang belum ada kebijakan yang datang dari seorang kartini, perempuan menjadi bermartabat tinggi dibandingkan masa sebelum kartini ada, namun setelah semua menjadi lebih baik, sikap yang kartini berikan kepada kau waita dengan nilai yang baik menjadi buruk pada ketika kartini telah tiada.

Banyak mereka yang leluasa mengatasnama peran kartini seperti itu dan ini sehingga wanita berhak melakukanya dan wanita lebih mengutamakan karirnya namun melupakan dirinya sebagai seorang perempuan dan ini jelas dari ajaran yang dilakukan oelh kartini. Banyak cerminanan perempuan zaman sekarang yang melupakan ajaran kartini dan lihatlah pergaulan mereka dan pakaian yang mereka pakai tak seperti apa yang kartini lakukan, bukan harus pakai kebaya juga, namun ciri seorang perempuan yang memiliki harga diri salah satunya dengan berpakaian sopan.

Kartini semakin hari, bagi kaum perempuan mungkin hanya akan ingat jika mereka ingat kebaya saja dan kain, namun kartini tidak pernah mengajarkan mereka seperti itu, karena hadirnya dia untuk membuat kau perempuan terangkat dari keterpurukan bukan malah dibuat buruk lagi seperti saat ini yang banyak dari kau perempuan yang telah menyalahkan ajaran kartini. Betapa sedihnya Ibu Kita kartini disana jika apa yang telah dilakukan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan utuk bisa perempuan indonesia menjadi perempuan yang berprestasi, berilmu dan tetap pada posisinya sebagai perempuan yang memiliki span santun, Akhlak mulai dan berbakti kepada keluarga dan nusa dan bangsa. Selamat Hari Ibu Kita Kartini.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment