EPL 2016 : Mourinho Sepakat Latih Manchester United, Benarkah?

Manajer asal Portugal, Jose Mourinho, dikabarkan Daily Mail, Rabu (10/2/2016), telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Manchester United (MU) pada musim panas 2016.  Mourinho saat ini sedang bebas tugas setelah dipecat Chelsea pada 17 Desember 2015. Manajer asal Portugal itu dinilai gagal mengangkat performa The Blues yang saat ini masih terpuruk di peringkat ke-13 klasemen sementara Premier League dengan perolehan poin 30.
Menurut Daily Mail, Mourinho, pada pekan lalu, memberitahu salah satu teman dekatnya, sudah mencapai kesepakatan dengan MU. Mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu akan menggantikan posisi Louis van Gaal yang sejak Desember 2015 dikabarkan sudah tidak aman.

Hingga pekan ke-23, Setan Merah berada di posisi kelima klasemen dengan poin 41, atau tertinggal 12 angka dari Leicester City di peringkat pertama. Teranyar, Wayne Rooney dan kawan-kawan bermain 1-1 dengan Chelsea, di Stadion Stamford Bridge, Minggu (7/2/2016).

Van Gaal sebenarnya masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 30 Juni 2017. Akan tetapi, manajer asal Belanda itu dikabarkan sudah tidak betah dengan kehidupan di Inggris setelah beberapa kali dirumorkan akan dipecat MU lantaran timnya tampil di luar ekspetasi petinggi klub.

Jika Mourinho benar melatih MU, Premier League musim depan tentunya akan semakin menarik. Maklum, Mourinho bakal kembali berkesempatan bertemu mantan rivalnya di La Liga, Pep Guardiola, yang pada musim depan sudah dipastikan akan melatih Manchester City.

Sementara itu, legenda MU, Bryan Robson, beberapa waktu lalu, mengaku tidak setuju jika manajemen The Red Devils menunjuk Mourinho sebagai pengganti Van Gaal. Menurut dia, sebaiknya MU memberikan kesempatan tersebut untuk asisten manajer, Ryan Giggs.

"Ryan akan bisa menjadi Guardiola di Manchester United. Saya yakin dengan hal tersebut. Dia memang merupakan pria yang pendiam, tetapi itu tidak akan membuat perbedaan. Dia selalu berpikir lebih dalam pada setiap pertandingan. Dia telah bekerja keras untuk berada dalam tahap ini," ujar Robson.

"Mereka berbicara mengenai Guardiola yang sangat cerdas dan pandai dalam hal menerapkan taktik di setiap pertandingan sepak bola. Ryan tidak terlalu berbeda. Dia hanya butuh kesempatan untuk membuktikan yang apa bisa dia lakukan ketika Van Gaal pergi," tambahnya.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment