Cegah Kekerasan Anak Oleh Orangtua

Seperti Perkataan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendorong agar pelatihan pra-nikah ditingkatkan Hal itu ditujukkan sebagai langkah pencegahan kekerasan terhadap anak. Kekhawatiran ini disampaikan Khofifah bukan tanpa alasan. Sebab, dia melihat mayoritas kekerasan terhadap anak dilakukan ibu kandung.
Hal yang menjadi temuan dari Universitas Negeri Semarang ternyata survei mereka di 2 kabupaten di Jateng pelaku kekerasan terhadap anak tertinggi dilakukan oleh ibu kandung, jelas Khofifah di Jepara Jawa Tengah, Minggu 22 November 2015.

Terungkapnya hal tersebut sangat disayangkan Mensos. Ini disebabkan orangtua seharusnya menjadi orang pertama dan paling utama untuk melindungi anak. Mereka yang sudah  niat menikah dan sudah mengambil keputusan untuk memiliki anak maka mereka harus siap untuk memberikan perlindungan bagi tumbuh kembang anak mereka.

Khofifah mengharapkan peningkatan pelatihan pra-nikah bisa dilakukan secepat mungkin. Hal tersebut ditujukkan agar tindakan kekerasan yang dikakukan orangtua kandung terhadap anak tak terulang di masa mendatang.

Jadi penting itu menyiapkan orangtua sebelum mereka memutuskan melangsungkan pernikahan mereka harus tahu tanggungjawab mereka mereka harus tahu resiko ketika mereka memiliki anak maka persiapan pelatihan pra-nikah itu penting. Persiapan pelatihan pra-nikah mudah-mudahan bisa segera diinisiasi supaya kurikulumnya lebih terang sekarang ini kan kalau menyiapkan pra nikah di KUA hanya 1-2 jam kalau komunitas katolik bisa enam bulan.

Khofifah pun menekankan pelatihan pra-nikah terutama di bidang parenting harus dijadikan faktor penting. Dia meyakini jika pendidikan parenting dilakukan serius maka orangtua akan lebih sadar perannya dalam melindungi anak.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment