Belajar Hidup Dari 4 Miliarder Sukses Ini Walau Harus Putus Sekolah

Kadang secara otak mungkin kita bisa untuk meraih prestasi namun untuk menunjang prestasi tersebut kita harus bersekolah untuk mendapatkan pengakuan dari dunia pendidikan akan kemampuan kita tersebut dalam bentuk gelar dan ijazah. Namun hal itu tidak bisa kita raih karena kemapuan ekonomi orang tua kita terbatas untuk bisa menyekolahkan kita hingga jenjang tersebut.

Jika hal itu terjadi pada diri anda, tidak perlu anda berkecil hati karena selalu ada jalan menuju ke roma dan seperti perkataan mereka tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika kita bekerja keras dan tidak merenung terpaku dalam keterburukan tersebut, bangkit dan mulailah bergerak seperti apa yang kau bisa untuk menjadi sukses walau tak berpendidikan tinggi seperti mereka.

Salah satu contoh orang sukses dari negeri kita sendiri yang kini menjabat sebagai Menteri Kelautan Perikanan yaitu Ibu Susi Pudjiastuti. Beliau adalah pengusaha sukses yang telah membuktikan diri walaupun putus sekolah dia tetap dapat sukses menjadi seorang yang kaya raya tanpa di pikirkan sebelumnya. Selain Ibu Susi Pudjiastuti, Berikut mereka yang sangat sukses juga walau mereka harus putus sekolah dalam masanya karena beberapa alasan.
  • Steve Jobs (Pendiri Perusahaan Apple)
Steve Jobs merupakan pendiri perusahaan Apple yang sangat terkenal dan kaya raya. Meskipun ia lulus dari Homestead High School di tahun 1972, namun ia tidak menamatkan kuliahnya di Reed College karena orang tuanya tidak mampu membiayai kuliahnya kala itu karena tekanan ekonomi. Terhitung saat beliau meninggal dunia pada tahun 2011, kekayaanya mencapai US$ 11 miliar atau setara Rp 151,5 triliun. Angka ini tentu sangat luar biasa bagi seseorang yang putus sekolah.
  • Richard Branson (Pendiri Virgin Atlantic Airways, Virgin Record Dan Virgin Mobile)
Richard Branson merupakan pendiri Virgin Atlantic Airways, Virgin Records, Virgin Mobile dan merek Virgin lainnya, Dia memiliki Kekayaan bersih sekitar US$ 4,9 miliar atau sekitar Rp 67 triliun. Perlua anda ketahui Jika Richard Branson ini tidak tamat SMA alias putus sekolah di usia 16 tahun. Dia gagal dalam menempuh masa pendidikannya karena memiliki prestasi akademik yang buruk. Namun keadaan dirinya seperti itu tak tak membuat dia kehilangan dan menghentikan cita-citanya untuk menjadi sukses dalam hidupnya.
  • Dave Thomas (Pendiri Dan CEO Wendy’s)
Dave Thomas merupakan pendiri dan CEO makanan cepat saji Wendy's. Beliau putus sekolah ketika SMA dikarenakan tekanan ekonomi keluarga yang membuat dia harus bekerja penuh waktu di Hobby House Restaurant di Fort Wayne, Indiana. Hingga Ia meninggal 2002 pada usia 69 tahun, kekayaan bersihnya sekitar US$. 99 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.
  • Larry Ellison (CEO Oracle)
Larry Ellison juga bernasib sama seperti mereka karena tidak tamat kuliah di dua perguruan tinggi. Kekayaan bersihnya sekitar U$$. 54 miliar atau sekitar Rp.744 triliun. Setelah membangun database untuk CIA, ia mendirikan Software Development Laboratories (SDL) dengan dua mitra pada tahun 1977. Perusahaan ini akhirnya menjadi Oracle Systems Corporation pada tahun 1982.

Itulah beberapa kisah mereka yang menjadi sukses walau tanpa harus bersekolah. Namun jangan jadikan hal ini untuk anda yang masih mampu dan bisa sekolah tidak mau sekolah sedangkan orang tua anda sangat mampu untuk menyekolahkan anda, tentunya hal itu sangat bertentangan dalam kehidupan ini. Mereka melakukan itu karena memang harus terpaksa melakukan hal seperti itu karena keadaan mereka tak bisa dielakan lagi.

Pendidikan sangat penting dalam kehidupan ini, Apapun alasannya karena dengan pendidikan kita akan menjadi diri yang memiliki pikiran yang sehat dan memiliki arah dalam kehidupan ini. Namun Jika memang bernasib harus seperti mereka masih ada jalan lain untuk menuju apa yang kau cita-citakan dalam kehidupan ini. tetap semangat dan tak pernah menyerah dalam hidup ini itulah kuncinya. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Terima Kasih Atas Kunjunganya Dan Semoga Bermanfaat Untuk Anda

Facebook Comment