Cara Membedakan Takjil Berbahaya Atau Tidak

Selama bulan ramadhan ini berbagai makanan dan minuman tersaji untuk kita beli, baik itu dijalanan maupun di lingkungan kita berada seperti rumah dan kantor tempat kita bekerja. Jika kita berbuka dirumah mungkin kita tidak perlu mengetahui makanan itu berbahaya atau tidak karena itu adalah masakan istri atau orang tua kita, namun bagaimana jika kita berada di lingkungan luar seperti kita pulang malam ketika bekerja di kantor atau kita pulang pada saat berbuka puasa dijalanan.
Untuk menghindari makanan yang berbahaya yang saat ini sering mereka jual demi keuntungan semata tanpa melihat dampak yang dirasakan oleh orang lain. Beberapa hal yang harus anda lihat dan teliti sebelum anda membeli dan menyantapnya. Hal yang anda perhatikan adalah dari segi warna, biasanya makanan yang berwarna mencolok gurih dan mengiurkan biasa lebih identik mengadung zat pewarna yang berbahaya seperti bahan pewarna tekstil yang sering mereka gunakan.

Hindari makan gorengan yang berstektur keras atau tidak lentur karena biasa jika bahan makanan mengadung zat yang tidak lazim biasanya akan cepat keras dan teksturnyapun akan cepat kering dan terlihat keras jika dipegang oleh tangan kita. Jika itu minuman, lihat dari warna yang dipancarkannya seperti kolak atau minuman lainnya. Jika terlihat airnya berminyak minyak maka sudah pasti kolak tersebut mengadung bahan yang berbahaya untuk anda konsumsi.


Lebih baik anda minum air mineral saja jika berada dikantor atau the manis hangat atau bisa juga beli sop buah yang kita tahu pembuatan sop buah kita bisa melihat pembuatannya. Kalau takjil yang sudah dibungkus atau sudah jadi kadang ada orang yang tak bertanggungjawab dengan makanan dan minuman yang mereka jual. Bukan tidak boleh membeli dan mencurigakan mereka yang mencari rejeki selama bulan ramadhan ini. Namun sekedar memberikan pesan kepada kita semua agar lebih berhati-hati dalam membeli takjil diluar sana. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.

Facebook Comment