Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2015 : Demi Kesehatan, Peredaran Rokok Harus Diawasi Secara Ketat

Pada Tanggal 31 Mei 2015 merupakan hari peringatan dan kewaspadaan akan bahaya tembakau pada rokok untuk seluruh dunia. Peringantan akan hari tembakau ini merupakan hari dimana untuk memberikan himbauan dan peringatan kepada semua spek yang berhubungan dengan tembakau ini baik itu yang memproduksinya bahkan yang memakainya.
Hingga saat ini di Indonesia pengaruh akan merokok bagi masyarakat sangatlah besar dan itu terbukti banyaknya generasi muda Indonesia yang telah merokok sejak kecil dan itu merupakan fakta nyata. Berdasarkan Catatan RISKESDAS Indonesia merupakan kaum perokok yang tertinggi dengan jumlah pemakai rokok laki-laki 56 Juta Jiwa dan Perempuam 1 Juta jiwa lebih dan ini akan terus berjalan dan bertambah jika tidak ada pengwasan khusus akan bahaya rokok bagi kesehatan kita.

Kita sudah sangat paham betuk bahwa bahaya merokok ini bukan saja yang merokok dapat imbasnya namun bagi mereka yang tidak merokokpun akan mendapatkan racun yang terkandung dalam asap rokok tersebut. Jadi, bahaya merokok ini bukan karena dia merokok saja namun mereka yang tidak merokok juga akan dapat bahayanya jika setiap hari mereka bercampur dengan mereka yang merokok.

Apalagi anak-anak sangat rentan dengan kondisi lingkungannya, asap rokok mampu memperhambat pertumbuhan anak anda. Belum lagi masalh anak anda yang mencoba untuk merokok dan itu tercatat banyak sekali anak-anak generasi bangsa ini yang telah merokok sejak mereka memasuki pendidikan sekolah tingkat pertama mereka.


Hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah, awasi penjualan rokok ini dengan ketat seperti layaknya minuman keras pada periode yang lalu diawasi dengan ketat dan alhasil bisa diatasi dengan baik keberadaanya dan mereka yang masih anak kecil tidak bisa membeli rokok kembali karena ada peraturan yang menjamin mereka untuk tidak merokok. Semoga saja terlaksana dengan baik demi kesehatan dan kelangsungan hidup kita semua.

Facebook Comment