3 Jun 2015

BCA Indonesia Open 2015 : Teriakkan #EaaForIndonesia Untuk Dukung Timnas Bulungtangkis Indonesia

Ajang turnamen bergengsi BCA Indonesia Open (BIO) 2015 telah resmi dimulai pada Selasa (2/7/2015) di Istora Senayan, Jakarta. Acara dimulai sekitar pukul 09.30 dengan semangat yang dikumandangkan para pecinta bulutangkis yang hadir di Istora.
Dalam BIO 2015, pebulutangkis dari 20 negara turun ke lapangan untuk berlaga dalam persaingan ketata. Dari Indonesia sendiri, ada 66 pemain yang turut berpartisipasi dalam ajang ini. Para pecinta bulutangkis Indonesia tampak ramai memadati Istora Senayan untuk mendukung langsung pemain atau tim Indonesia jagoannya di hari pertama babak kualifikasi.

Para suporter yang datang ke arena akan disambut dengan wajah-wajah pebulutangkis legendaris Indonesia di wall of fame. Di bagian depan arena Istora juga terpampang dinding putih dengan tayangan pertandingan di giant screen. Hal ini tidak dilewatkan oleh para penonton yang sayangnya kehabisan tiket di hari pertama BIO 2015. Beragam dekorasi unik di arena BIO 2015 tak lupa diabadikan para suporter dalam momen selfie mereka di sana.

Pertarungan semua pebulutangkis di babak kualifikasi ini sangat mendebarkan. Untuk nomor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro (Indonesia) berhasil menang melawan pebulutangkis asal USA, Sattawat Pongnairat (USA). Namun di babak final kualifikasi sore harinya, Sony gagal memenangkan pertandingan melawan Anthony Ginting dengan skor 9-21 dan 16-21.

Ada juga Maria Febe Kusumastuti menang menghadapi pemain muda Indonesia,Hana Ramadhini dan Dinar Dyah Ayustine, di nomor tunggal putri. Keseruan lainnya tergambar ketika tim ganda campuran Indonesia, Andrei Adistia/Vita Marissa berhasil menang dari pasangan asal Taiwan, Lin Chia Y/Wu Ti Jung dengan skor 21-11 dan 21-8. Setelah sebelumnya juga menang dari pasangan asal Thailand Nipitphon Puangpuapech/ Puttita Supajirakul dalam 3 babak pertandingan.

“Kita akan tetap terus berjuang dengan bermain maksimal untuk bisa melewati setiap tahapan babak sehingga bisa tampil di babak selanjutnya”, ungkap Vita Marissa.

Kemenangan Andrei/Vita tersebut membawa keduanya dalam pertandingan melawan Phillip Chew/Jamie Subandhi di babak utama hari Rabu (3/6/2015). Sementara di sore hari pertama, ganda campuran Indonesia Liliana Natsir/Tontowi Ahmad berhasil menundukkan pasangan asal Hongkong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dengan skor 26-24 dan 21-14.

Semangat dukungan untuk tim pebulutangkis Indonesia terus dikumandangkan para suporter sepanjang jalannya pertandingan di Istora. Para suporter datang dengan beranekaragam atribut dan kostum unik yang menarik perhatian. Terlihat juga ada yang membawa genderang kecil untuk semakin memeriahkan semangat #EaaforIndonesia.

Seperti yang juga diungkapkan salah satu suporter, Dimas mahasiswa IBM ASMI, yang datang bersama dengan 20 orang teman ini sudah mempersiapkan alat musik perkusi, yel-yel dan kostum 2 minggu sebelum acara. “Olahraga bulutangkis ini paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Semoga tim Indonesia bisa meraih medali emas untuk tiga nomor tunggal putra, ganda campuran dan tunggal putri. Saya yakin tim Indonesia positif menang tahun ini”, ungkap pemuda 21 tahun yang mengidolakan Simon Santoso.
Selain mendukung tim jagoan dari Indonesia, para suporter yang datang di Istora bisa menikmati berbagai permainan seru, face painting, dan official merchandise di booth-booth yang tersedia. Yuk, dukung pebulutangkis Indonesia untuk menang dalam BIO 2015 dengan semangat #EaaforIndonesia. Ikuti juga perkembangan berita terkini, skor dan live streaming dari arena turnamen BIO 2015 yang bisa diakses di www.djarumbadminton.com.


Info By : KOMPAS.COM


EmoticonEmoticon

Hosting Unlimited Indonesia