Mengalah Bukan Berarti Kalah, Namun Sikap Bijak Tertanam Didalamnya

Kita tentunya pernah rasakan ini, tentunya pernah melakukan hal ini, mengalah demi sebuah kebaikan. Waktu masa kecil kadang hal semacam ini pernah kita diajarkan kepada kita oleh kedua orang tua kita yaitu menglaah demi adik-adik kita dan mengalah demi kakak-kakak kita agar tercipta suasana yang harmonis dan tercipta waktu yang tidak saling bertentangan.
Memang sulit untuk lakukan hal ini, namun arti didalamnya tertanam hal yang baik bukan saja kau berlaku sebagai orang yang baik namun kau telah terapkan sikap bijak dalam melakukan sesuatu demi sebuah kebaikan hidupmu, kebaikan akan dibalas kebaikan, bukan saat ini kau mendapatkannya namun itu pasti aka nada jawabannya nanti di akhir hidupmu.
Tak habis disana saja, waktu hingga dewasa sampai saat ini mungkin hal ini pernah kita lakukan, kita memang sulit untuk bertindak dengan melakukan hal semcam ini namun jauh lebih baik dari itu kau telah paham dan mengerti bahwa tak semua kekalahan itu berkahir dengan kesedihan, adakala berakhir dengan kebaikan dan kebahagian yang mendalam. Mengalah bukan berarti harus kalah, mengalah berarti memberikan waktu kebahagian kita kepda mereka yang sangat membutuhkan saat itu. Kita tak perlu berpikir apakah itu baik atau tidak namun percayalah dengan kau bersikap seperti itu kau lebih baik daripadanya.
Kekalahan memang kita hindari disetiap kompetisi namun mengalah demi kebaikan bukan berarti kita membiarkan kemenangan diraih orang lain dan membiarkan dia pergi dari anda, namun mengalah atas dasar yang jelas bahwa pada saat itu kemengan belum tepat untuk anda dapatkan dan membiarkan dia pergi untuk mereka yang mebutuhkan. Kita memang kalah dalam arti waktu namun kita menang dlaam segi sikap dan kebaikan, jadi pilih mana menang waktu atau menang kebaikan dan sikap.

Sumber Gambar : Google

Facebook Comment