Cerpenku : Aku Dan Tulisan Itu




Tulisan ini mungkin akan menjadi Tulisan yang akan selalu terkenang dan mungkin akan menjadi abadi dalam hidupku, walau nanti akupun akan pergi untuk selamanya namun aku berharap tulisan ini bisa memjadi bukti bahwa aku pernah ada disini didunia ini diantara kalian semuanya. Aku tak pernah berharap kau akan mengenalku atau kau mengagumimu karena hal itu tak pernah terlintas dalam hatiku hanya demi sebuah ketenaran sesaat namun setelah semua berubah aku akan menghilang dari ingatanmu lalu kau tanamakan kebencian yang mendalam akan diriku, Aku tidak mau seperti itu, Aku hanya ingin melalui tulisan ini aku bisa memberikanmu hal yang baik agar kau mampu belajar untuk menjadi apa yang kau inginkan, bukan sepertiku tapi seperti mimpimu yang selalu mengiringin tidur malammu.

Aku sangat bahagia sekali, sangat bahagia bisa menulis seperti ini karena aku tahu dengan tulisan inilah aku bisa memberi sepatah dua patah kata yang mungkin akan kau terpakan dalam hidupmu, Aku tahu aku bukan orang kaya atau orang yang bisa memberimu uang namun aku selalu berusaha dalam hidupku agar bisa memberi manfaat kepada orang lain lewat sebuah tulisan yang aku buat. Aku tidak pernah memaksa dirimu suka atau tidak dengan apa yang aku beri ini, hanya dengan tulisan mungkin kau akan segan menerimanya namun aku tidak pernah berpikir kau akan berlaku seperti itu karena aku pikir bahwa apa yang aku inginkan telah tercapai adanya yaitu diberi keluluasaan dalam berkarya lewat tulisan ini, itu menurutku sudah pujian yang bahagia aku dapatkan.
Perasaan sedih itu pasti akan selalu mengiringi di setiap apa yang kita jalankan, seperti layaknya aku menulsi ini, kadang tidak semua orang menyukainya, kadang itulah, kadang salah inilah, kadang untuk apalah dan memang bisa kau lakukan ?, Pertanyaan itu sering mematahkan semngat untuk berhenti saja untuk melakukannya. Namun aku tidak mau mereka tertawa dengan kata meyerah dariku, aku tidak mau mereka bergembira karena jawaban kalah dariku, aku ini sudah terlanjur jatuh cinta dengan dunia tulisan, jadi kenapa kau dengarkan omongan mereka, kenapa aku harus pasrah tanpa mereka akan membayar penyerahanku itu.

Anugerah ini begitu berharga aku dapatkan darimu ya Robb, tak pernah aku bayangkan jika hal ini kau ambil dariku, aku ini tak punya apa-apa lagi selain bisa menulis, Jadi izinkan aku memberikan anugerah ini kepada mereka melalui tulisan ini, aku berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk mereka yang menerimaku. Sujud syukur kepadamu ya Robb atas nikmat yang selalu kau berikan kepadaku untuk bisa menulis setiap saat, jika tidak bagaimana aku bisa hidup tanpa ini.

Tulisanku tidak seperti tulisan yang diharapkan mungkin, namun aku selalu berusaha agar apa yang aku tulis ini bisa memberikan apa yang mereka ingingkan dan apa yang mereka harapkan, tak mudah memang menjadi orang yang di anggap ada hanya dengan modal tulisan ini, namun dalam satu sisi aku selalu percaya bahwa setiap goresan yang aku buat ini akan selalu ada dalam sebuah peradaban yang abadi suatu saat nanti akan selalu ada dan tidak akan hilang walau waktu menghilang dariku.

Berkarya bukan karena bisa namun berkarya atas dasar diri yang memang sudah tulus dalam memberi dalam hal yang baik pastinya, tak perlu kau bayarpun karya itu akan selalu bernilai bagi pembuatnya karena mereka tak pernah berpikir apa yang mereka dapatkan dari karya yang mereka dpaatkan tersebut. Ketika tangan itu membuat maka pikiranmu tertanam satu bayangan bahwa hati yang tulus akan selalu menghiasi dalam terbentuknya sebuah karya tersebut, jadi orang berpikir tidak bernilai namun tetap saja mereka yang membuatnya akan selalu merasa bangga akan karyanya karena mereka tahu bahwa kita ini hidup di dunia milikNYA dan pasti jika tidak ada yang menyukai karyamu, mereka selalu merasa karya mereka diharga oleh Tuhan yang maha kuasa dengan imbalan pahala yang baik tentunya.

Aku selalu berpikiran seperti itu jika goresan yang aku buat ini mendapatkan perlakukan yang kadang tidak mengenakan hati, maklumlah aku ini bukan malaikat, aku ini manusia biasa sama seperti kalian, emosi, gundah gulana, lelah dan marah-marah itu sudah pasti aku miliki, namun jauh dari itu aku tidak memperlakukan itu pada setiap bait tulisanku yang aku buat, Jika tulisan aku mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari mereka, aku selalu berkata dalam diri bahwa tulisan itu tidak pernah salah dan tidak juga selalu benar, namun percayalah semua akn baik-baik saja jika kau bersikap seperti malaikat yang tidak pernah membalas namun selalu memperbaiki diri agar bisa di terima dengan baik oleh mereka.

Sejak aku kenal dunia tulis menulis ini, sejuta kenangan dan kisah telah aku serahkan dalam sebuah goresan tanganku, hingga kini kelakuan menulis ini masih aku jalankan dalam hidupku ini, entah sampai kapan aku akan bosan dengan dunia menulis ini, aku harap tidak akan pernah bosan karena satu hal yang terjadi jika aku berhenti dalam tulis menulis yaitu separuh ragaku akan hilang sepertinya. Untukmu para penulis, tetaplah berkarya dan tetaplah menulis, semoga semua impianmu akan tercapa sering niat tulusmu bersama tulisan ikhasmu itu kau dapatkan. Salam sukses untuk kalian semua dariku bagian dari dunia kalian yaitu dunia tulis menulis.

Sumber Gambar : Gabrielle Bell

Facebook Comment