10 Jan 2015

Aku Tak Suka Keramaian



Entah Kenapa semenjak Hari itu, Aku tidak menyukai suara keramaian dalam hidupku, aku tak suka suara berisik yang membuat aku teringat akan masa laluku yang sering mendengarkan suara kencang, teriakan dari pagi hingga sore bahkan hingga malam suara keras itu selalu menyelimuti kelama masa itu. Mungkin hal itulah hingga saat ini selalu menghantui setiap waktu yang aku jalani, Aku tak suka keramaian, aku suka kehingan malam penuh bintang, aku suka berdiam diri dalam sepi yang dapat memberikan aku celah untuk bisa bernafas. Entah apa yang terjadi pada diriku ini. Di saat kebanyaka orang sangat menyukai keramain namun berbeda denganku, jika telinggaku mendegarkan suara yang terlalu tajam dank eras maka pikiran ini sangat sakit dan sedih juga akan peristiwa masa remajaku dulu yang setiap hari hari haus memakan omelan waktu.

Ketika suara keras menghampiriku, emosiku langsung naik dan aku akan tampil tanpa arah tak terkontrol, entah apa yang aku alami ini, dan entah apa yang membuat aku menjadi seperti ini, Mungkinkah aku terkena depresi yang panjang akan keadaan yang tak mengenakn diri pada waktu itu, entahlah, yang jelas aku sangat rentan akan suara keras dan keramaian waktu. Aku menyukai waktu luang yang sepi untuk bisa menenangkan diri, aku merasa pada saat itu, aku merasa tenang dan merasa terlindungi oleh waktu. Aku sangat terpukul dengan keadaan seperti ini. Aku tak mampu bertahan jika waktu yang aku jalani harus dilewati dengan waktu penh sesak suara keras. Entah apa yang menjadi diri ini seperti ini. Salahkah aku yang memilih hidup seperti ini atau memang aku ditakdirkan bernasib memiliki hidup harus menjalani keadaan seperti itu.

Entah kapan akan seperti ini tak menyukai keramaian sedangkan kita tahu kebanyakan mereka menyukai keramaian sebagai hiburan diri dikala sedih mungkin dapat mengalihkan dunia mereka dengan datang ketempat hiburan musik, nonton dan hiburan lainnya sedangkan aku tak menyukai itu. Aku berharap mereka mengerti akan diriku ini, kadang saja aku harus memaksakan diri untuk ikut mereka para sahabat, teman untuk bergabung dengan mereka untuk datang ke tampat keramaian, walaupun aku anggap itu adalah hal yang buruk untuk diri aku namun demi semua sahabat dan teman aku harus relakan diri ini hanyut dalam kebisingan.

Semoga saja, mereka lebih mengerti keadaanku dan sangat menghargai keadaan diri ini. Dan aku akan berusaha member yang terbaik untuk semua, mungkin dengan begitulah aku menjalani hidup yang kadang harus aku relakan keadaan diri demi semua untuk bisa aku bahagiakan.

1 komentar

Basically, saya juga tdk suka berada di keramaian. Berangan-angan pengen punya rumah yg spt di desa kelahiran saya.

Tapi, sesekali jln2 ke mall...msh bisa menikmati juga.


EmoticonEmoticon

Hosting Unlimited Indonesia